Bappenas: Penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi harus berjalan beriringan

  • Whatsapp
1599584312p

ILUSTRASI. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa

Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto

Read More

RUMAHPUTIH.COM – JAKARTA. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, untuk mencapai sasaran pertumbuhan ekonomi dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021 Indonesia harus memastikan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi terus berjalan beriringan.

“Jadi kita tidak dapat mengatakan bahwa kita mau mendahulukan ekonomi atau mendahulukan kesehatan. Saya pernah menggunakan falsafah sayap angsa itu yang saya maksud kita harus benar-benar seimbang sehingga dia dapat terbang tinggi meski agak miring,” jelas Suharso saat Konferensi Pers Daring yang digelar Bappenas pada Selasa (9/2).

Adapun dalam penanganan Covid-19 perlu difokuskan pada upaya untuk menurunkan tingkat penyebaran Covid-19.

Di antaranya melalui kerja sama antara beraneka pihak yakni masyarakat, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah, meningkatkan jumlah testing dan tracing di seluruh daerah sehingga menurunkan positivity rate dan menurunkan angka reproduksi virus, serta melaksanakan vaksinasi sesuai sasaran yang ditetapkan.

Baca Juga: Pemindahan ibu kota menjadi upaya menggeser struktur perekonomian ke luar Jawa

Kemudian untuk pemulihan ekonomi perlu difokuskan untuk melakukan implementasi program pemulihan ekonomi secara tepat dan terukur.

Hal tersebut dengan meningkatkan keyakinan masyarakat dan investor sehingga dapat melakukan aktivitas ekonomi, melakukan reformasi sistem kesehatan, sistem perlindungan sosial, dan sistem kebencanaan.

Serta tak ketinggalan mengembalikan jam kerja pada sektor industri dan pariwisata dan mendorong investasi padat karya.

BACA JUGA:  Prospek investasi lancar, Ekonom Bank Mandiri prediksi NPI 2021 surplus lebih besar

Salah satu strategi menurunkan laju penularan Covid-19, Pemerintah menerapkan pembatasan sosial. Dengan adanya pembatasan sosial, Suharso mengatakan, menjadi andil dalam meningkatkan tren digitalisasi.

Saat ini, pertumbuhan tahunan penjualan e-commerce di Indonesia meningkat mencapai 15,4%. Perkembangan di Indonesia terlihat dari total penjualan nilai transaksi (Gross Merchandise Value) sektor e-commerce yang meningkat 54,0%.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda mau menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang dapat digunakan berbelanja di KONTAN Store.



Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *