Musim Banjir, Ini 5 Cara Aman Bawa Mobil Matik dari Daihatsu

  • Whatsapp
37517 daihatsu terios

RUMAHPUTIH.COM – Intensitas hujan di beraneka wilayah Tanah Air saat ini tergolong tinggi, sehingga genangan air di ruas jalanan turut bergolak menaik, sampai masuk kategori banjir.

Bagaimana bila terpaksa melahap ruas banjir dengan mengandalkan mobil matik?

Read More

Dalam kondisi ini, pemilik mobil harus tetap memperhatikan kondisi fisik tunggangannya. Termasuk mencermati transmisi otomatis atau matik, sehingga terhindar dari masalah teknis unik mobil non-manual ini.

Berikut ialah lima (5) cara aman bawa mobil matik saat banjir yang dibagikan oleh Daihatsu. Mari kita telaah bersama dengan:

Baca Juga:
Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor, Produk Daihatsu 2021 Dilengkapi APAR

Tuas pemindah gigi pada kedaraan R4 bertransmisi matik [Shutterstock].
Tuas pemindah gigi pada mobil bertransmisi matik [Shutterstock].

Saluran udara

  • Pastikan saluran masuk udara tidak terendam air. Jika saluran masuk udara (air inlet) ini sampai terendam, berpotensi memicu kejadian water hammer, yaitu suatu kondisi air masuk ke ruang pembakaran.
  • Water hammer dapat menyebabkan mesin mobil rusak. Pastikan ketinggian genangan air tidak lebih dari setengah roda. Jangan memaksakan diri melewati jalan yang genangan airnya tinggi.

Gir paling rendah

  • Gunakan Gir paling rendah (1 atau L) yang bertujuan semoga kecepatan mobil tetap stabil dan putaran mesin pun bakal lebih bertahan.
  • Selain itu, gas buang yang ada dapat dikeluarkan dari bagian knalpot sehingga air dapat tertahan dan tidak masuk ke bagian ruang mesin melalui jalur pembuangan.

Bawa mobil secara konstan dan perlahan

  • Melaju secara perlahan dan konstan bakal membantu mengantisipasi terjadinya hal-hal yang berpotensi membahayakan, seperti adanya lubang besar di jalan yang dapat membahayakan kendaraan.
BACA JUGA:  Daihatsu Belum Dapat Perkirakan Dampak dari PPnBM 0 Persen

Matikan mesin saat mogok

  • Ketika genangan air begitu tinggi hingga melewati setengah roda mobil dan membikin mesin mati atau mogok, jangan mencoba menghidupkan mesin kembali, karena dapat memicu kerusakan parah pada bagian mesin mobil.
  • Hubungi bengkel resmi Daihatsu terdekat bila sudah mematikan mesin mobil dan kondisi kendaraan terendam, mencapai setengah roda.

Biasakan lakukan pengeringan rem

Baca Juga:
Pemprov DKI Jakarta Mendapat Donasi Dua Unit Daihatsu Gran Max Klinik

  • Keringkan rem dengan cara sederhana, yakni cukup berkendara dengan kecepatan lambat sekitar 5 km per jam.
  • Setelah itu remlah mobil berkali-kali secara perlahan. Tujuannya untuk memastikan bahwa mobil memang masih dalam kondisi yang baik dan kampas rem kering.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *