Kejar optimalisasi penggunaan anggaran pagu, ini program prioritas Kemenperin

  • Whatsapp
581347407p

ILUSTRASI. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Reporter: Muhammad Julian | Editor: Herlina Kartika Dewi

Read More

RUMAHPUTIH.COM – JAKARTA. Kementerian Perindustrian menyatakan bakal berupaya mengoptimalkan realisasi anggaran sebesar Rp 2,87 triliun pada tahun 2021 supaya sesuai dengan program prioritas yang telah ditetapkan. 

Pagu anggaran sebesar Rp 2,87 triliun ini lebih rendah dari Kemenperin tahun 2021 yang sedianya sebesar Rp 3,18 triliun. Penghematan Rp 301,92 miliar tersebut dilakukan sehubungan dengan adanya Surat Menteri Keuangan tentang Refocusing dan Realokasi Belanja Kementerian/Lembaga Tahun Anggaran 2021

“Meskipun ada penghematan anggaran, Kemenperin bakal tetap melanjutkan kegiatan-kegiatan dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional khususnya penumbuhan dan pengembangan sektor IKM,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulis.

Tahun ini, Kemenperin berencana melaksanakan beberapa kegiatan prioritas nasional dalam rencana kerja tahun 2021. Salah satu kegiatan yang dijadikan sebagai prioritas di antaranya merupakan program pendidikan dan pelatihan vokasi. Kegiatan ini meliputi pelatihan vokasi industri, pelaksanaan pendidikan tinggi vokasi industri, dan pelaksanaan pendidikan menengah kejuruan industri.

Baca Juga: Kemenperin tegaskan bakal jaga pasokan kebutuhan garam

Selanjutnya, Kemenperin juga bakal menjalankan program riset serta inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Langkah ini bakal ditopang oleh kegiatan percepatan pemanfaatan transformasi industri 4.0, optimalisasi pemanfaatan teknologi industri, dan penyelenggaraan forum penguatan kapasitas lembaga sertifikasi industri hijau.

Kemudian, Kemenperin juga mempunyai program nilai tambah dan daya saing industri. Kegiatan yang bakal dilakukan dalam program ini meliputi pengembangan standar industri, penumbuhan industri substitusi impor dan hilirisasi industri, peningkatan dan pemanfaatan teknologi dan Inovasi, perbaikan rantai pasok, peningkatan kerja sama dan investasi, pelaksanaan peta jalan Making Indonesia 4.0, penumbuhan dan pengembangan industri kecil dan menengah (IKM), serta pengembangan perwilayahan industri.

BACA JUGA:  Kian banyak taipan China yang masuk jajaran warga terkaya di dunia

Berikutnya, terdapat pula program dukungan manajemen. Program ini bakal didukung dengan kegiatan peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara Kemenperin, layanan data dan informasi industri 4.0, serta sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Harapan Kemenperin, penggunaan pagu anggaran secara optimal oleh Kemenperin bakal turut memacu upaya pemulihan ekonomi nasional efek dampak pandemi Covid-19.

“Tahun 2021 bakal menjadi tahun penuh peluang, sehingga kebijakan pemerintah untuk melanjutkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta pelaksanaan vaksinasi bertujuan untuk mendorong aktivitas ekonomi, peningkatan konsumsi, peningkatan ekspor, dan peningkatan investasi, dengan industri sebagai roda penggerak utamanya,” ujar Agus.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda bakal menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang dapat digunakan berbelanja di KONTAN Store.



Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *