Jokowi tekankan pelaksanaan lockdown skala mikro di depan wailkota

  • Whatsapp
301545607p

ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo.

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Kartika Dewi

Read More

RUMAHPUTIH.COM – JAKARTA. Presiden Joko Widodo menekankan pelaksanaan pembatasan kegiatan skala mikro untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19).

Jokowi menyebut penerapan lockdown skala mikro tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Lockdown dilakukan pada lingkup RT, RW, dan kelurahan.

“Lockdown skala mikro, micro lockdown tidak merusak pertumbuhan ekonomi, tidak merusak kegiatan ekonomi masyarakat karena yang kita lockdown ialah dalam skala-skala kelurahan, RW, RT,” ujar Jokowi saat membuka Munas VI Apeksi di Istana Negara, Kamis (11/9).

Oleh karena itu, Jokowi meminta supaya pemerintah daerah mempunyai data detil terkait sebaran kasus positif Covid-19. Diyakini lockdown skala mikro bakal memberi dampak lebih efektif.

Baca Juga: PPKM mikro belum terlihat di sejumlah wilayah di Jakarta

Penerapan lockdown skala mikro juga bakal mencegah memburuknya ekonomi Indonesia ke depan. Jokowi bilang lockdown skala besar yang dilakukan sejumlah negara dalam menangani pandemi Covid-19 memperlihatkan keterpurukan ekonomi.

“Melihat proses-proses yang dilakukan negara lain me-lockdown seluruh negara, me-lockdown satu provinsi, satu kota, ekonominya jatuh,” terang Jokowi.

Data detil dibutuhkan untuk melihat lokasi penanganan Covid-19. Jokowi bilang jangan hanya karena satu kasus positif Covid-19, kegiatan ekonomi di satu kota terhenti.

Meski begitu kegiatan penanganan Covid-19 juga harus terus dilakukan oleh pemerintah. Antara lain dengan menggencarkan pengetesan, pelacakan kasus, dan isolasi mandiri sebagai bagian dari treatment pasien Covid-19.

BACA JUGA:  Menkes Saudi Arabia sebut vaksin COVID-19 wajib bagi petugas kesehatan haji

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, jumlah penambahan kasus positif harian kemarin (10/2) sebanyak 8.776 kasus. Berdasarkan tambahan tersebut total terdapat 1.183.555 kasus positif di Indonesia.

Dari total kasus positif, sebanyak 982.972 kasus sembuh. Sedangkan 32.167 kasus meninggal dunia.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda bakal menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa juga digunakan berbelanja di KONTAN Store.



Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *