Minggu ini, Facebook mulai batasi konten politik di Indonesia

  • Whatsapp
1860792638p

ILUSTRASI. Facebook mulai batasi konten politik di Indonesia pada pekan ini.

Sumber: Kompas.com | Editor: Khomarul Hidayat

Read More

RUMAHPUTIH.COM – JAKARTA. Facebook mulai memperketat penyebaran konten berbau politik khususnya yang muncul di News Feed. Kebijakan itu mulai diberlakukan untuk sejumlah kecil pengguna di tiga negara yaitu Indonesia, Kanada, Brasil, kemudian bakal disusul AS dalam beberapa waktu ke depan.

News Feed merupakan linimasa yang berisi konten apa yang dilihat oleh pengguna Facebook. Seperti status pengguna lain, hingga grup.

Director Product Management Facebook, Aastha Gupta, mengatakan kebijakan ini bakal berlaku dalam waktu yang sementara. Artinya, Facebook belum menerapkan aturan ini secara permanen.

Gupta mengatakan, selama beberapa bulan ke depan, Facebook bakal mempelajari dan memahami beragam preferensi masyarakat terhadap konten politik dan menguji sejumlah pendekatan.

Baca Juga: Donald Trump kembali ke media sosial, apa katanya?

“Sebagai langkah pertama, kami bakal mengurangi sementara distribusi konten politik di News Feed untuk sebagian kecil warga di Kanada, Brasil, dan Indonesia minggu ini, serta AS dalam beberapa minggu mendatang,” ungkap Gupta.

Gupta menambahkan, pada tahap awal ini Facebook bakal melihat dan menganalisis seberapa besar pengaruh aturan baru ini di setiap negara.

“Selama pengujian awal ini, kami (Facebook) bakal mengeksplorasi bermacam cara untuk memilah konten politik yang muncul di News Feed. Dari situ, kami bakal melihat dan bisa juga memutuskan metode apa yang bakal kami gunakan di masa mendatang,” lanjut Gupta.

BACA JUGA:  Mobil listrik Microlino segera diproduksi, mari kita intip penampakannya

Kendati demikian, Gupta menegaskan bahwa aturan ini bukan berarti Facebook bakal menghapus atau melarang konten berbau politik, melainkan hanya mengurangi rekomendasi konten-konten tersebut kepada pengguna.

“Penting untuk diperhatikan bahwa kami tidak menghapus konten politik dari Facebook sama sekali. Tujuan kami ialah untuk menjaga pengguna untuk menemukan dan berinteraksi dengan konten politik di Facebook, sambil menghormati selera setiap warga di News Feed mereka,” kata Gupta.

Beberapa waktu terus, CEO Facebook, Mark Zuckerberg, juga menjelaskan hal senada. Facebook sendiri belakangan mengalami banyak masalah lantaran penanganannya terhadap konten politik, khususnya dari fitur grup Facebook.

Konten yang berkaitan dengan politik itu pun tak jarang membikin pengguna merasa tidak nyaman. “Salah satu masukan teratas dari pengguna kami ialah mereka tidak tertarik dengan hal-hal berbau politik karena menggangu pengalaman mereka ketika menggunakan layanan kami,” jelas Zuckerberg.

Zuckerberg juga mengatakan, langkah membatasi konten politik ini dilakukan supaya tidak menjadi sebuah percakapan khusus yang berpotensi dapat memecah belah.

Ia mengatakan, pengguna masih tetap dapat berdiskusi tentang politik atau bergabung dalam grup politik tertentu jika diinginkan. Pasalnya, hal tersebut merupakan bentuk dari kebebasan berekspresi.

“Karena diskusi politik itu bisa juga untuk mengatur gerakan akar rumput, menentang ketidakadilan, atau belajar dari orang-orang dengan perspektif yang berbeda,” kata Zuckerberg.

Baca Juga: Facebook bakal menghapus postingan terkait klaim tidak benar soal vaksin Covid-19

Penulis : Conney Stephanie
Editor : Yudha Pratomo

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Facebook Mulai Batasi Konten Politik di Indonesia”.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda bakal menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa juga digunakan berbelanja di KONTAN Store.

BACA JUGA:  Mulai mengalir, pesanan jet tempur siluman Su-57E Rusia dari militer asing



Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *