China mengancam di Laut China Selatan, Filipina pertahankan perjanjian militer AS

  • Whatsapp
194502531p

ILUSTRASI. BRP Sierra Madre, kapal perang Angkatan Laut Filipina yang rusak sejak 1999 dan menjadi detasemen militer Filipina di Second Thomas Shoal yang disengketakan, bagian dari Kepulauan Spratly di Laut China Selatan.

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Read More

RUMAHPUTIH.COM – MANILA. Filipina ingin mempertahankan Perjanjian Kunjungan Pasukan (VFA) dengan Amerika Serikat, ketika pejabat pertahanan kedua negara bertemu untuk menyelesaikan perbedaan atas pakta yang jadi inti strategi Washington di Asia.

Pertemuan Kamis (11/2) di Manila antara pejabat AS dan Filipina setelah Presiden Rodrigo Duterte secara sepihak membatalkan VFA yang telah berusia dua dekade pada tahun terus, sebagai respons atas penolakan Amerika atas visanya.

Tetapi, periode penarikan VFA telah Manila perpanjang dua kali, untuk menciptakan apa yang pejabat Filipina katakan sebagai jendela untuk kesepakatan yang lebih baik.

“Kami di Departemen Pertahanan dan Angkatan Bersenjata, perasaan kebanyakan ialah mudah-mudahan VFA terus berlanjut,” kata Menteri Pertahanan Filipia Delfin Lorenzana kepada saluran berita ANC, seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: China kian tegas di Laut China Selatan, Filipina dan AS bahas perjanjian pasukan

Pertemuan tersebut ialah yang pertama di bawah Pemerintahan Presiden Joe Biden, yang telah menegaskan kembali aliansi tersebut dalam menghadapi ketegasan China yang meningkat di Laut China Selatan.

Meningkatkan kemampuan pasukan Filipina

Lorenzana menyatakan, VFA, yang menetapkan aturan untuk tentara AS yang beroperasi di Filipina, sangat penting dalam meningkatkan kemampuan pasukan Filipina yang kekurangan sumber daya melalui serangkaian latihan tahunan bersama dengan.

BACA JUGA:  Keberhasilan vaksinasi di Israel beri harapan baru bagi dunia?

Penekanan kepentingan AS juga datang dari Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin selama pembicaraan melalui  telepon dengan Lorenzana pada Rabu (10/2).

Baca Juga: China kian tegas di Senkaku, Amerika siap bela Jepang jika diserang




Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *