Dewan Nasional KEK setujui pembentukan Lido dan JIIPE jadi kawasan ekonomi khusus

  • Whatsapp
2122155192p

ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

Read More

RUMAHPUTIH.COM – JAKARTA. Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menyetujui pembentukan dua KEK baru, yaitu KEK Lido di Provinsi Jawa Barat dan KEK JIIPE di Provinsi Jawa Timur.

“Kedua usulan KEK telah disetujui dan telah menjadi rekomendasi kepada Presiden, diharapkan mampu menghadirkan investasi dan menyerap tenaga kerja dengan jumlah yang signifikan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, sekaligus Ketua Dewan Nasional KEK Airlangga Hartarto dalam keterangannya, Kamis (11/2).

KEK Lido digadang mampu menjadi KEK Pariwisata dengan rencana bisnis pengembangan atraksi untuk theme park kelas dunia, lapangan golf, serta retail and dining.

Kehadiran theme park diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman hingga mencapai 63,4 juta warga hingga 2038, atau rata-rata 3,17 juta wisatawan per tahun.

Baca Juga: Ini alasan pemerintah kejar pembangunan kawasan industri

Inflow devisa dari wisman serta penghematan outflow devisa dari wisnus dapat mencapai US$ 4,1 miliar selama 20 tahun,” tambah Airlangga.

Selain itu, juga mau ada pengembangan akomodasi di KEK Lido yang berupa resort mewah bintang enam, hotel berbintang lainnnya, serta pengembangan TOD. Tak hanya itu, mau ada juga pengembangan ekonomi kreatif seperti studio film dan festival musik.

Tak hanya menarik wisman, di tahun ke-20, KEK Lido diproyeksikan apat juga menarik investasi hingga uS$ 2,4 miliar dan apat juga menyerap tenaga kerja sebanyak 29.545 warga.

BACA JUGA:  Walau terdampak pandemi, sebagian besar perusahaan masih pekerjakan pekerjanya

Sementara KEK JIIPE diproyeksikan mau mampu menghadirkan investasi hingga US$ 16,9 miliar dengan serapan tenaga kerja mencapai 199.818 warga pada saat beroperasi penuh.

KEK JIIPE direcnanakan untuk pengembangan bisnis industri metal, elektronik, kimia, energi, dan logistik. Hasil produksi pelaku usaha di dalamnya, diproyeksikan mampu memberi kontribusi ekspor sebesar US$ 10,1 miliar per tahun saat beroperasi penuh, juga substitusi impor pada produk industri metal dan kimia.

“Pengusul KEK JIIPE sudah menyatakan kesiapannya melalui ketersediaan infrastruktur wilayah dan kawasan, serta telah ada komitmen dari anchor investor untuk mengembangkan smelter tembaga di dalam lokasi KEK,” ujar Airlangga.

Tak hanya itu, pemerintah provinsi Jawa Timur juga telah menyatakan kesiapan aksesibilitas Gresik, yaitu adanya tol Krian Legundi Bunder Manyar yang sudah beroperasi. Diharapkan, mampu meningkatkan kelayakan industri yang ada di KEK JIIPE ini.

Lebih lanjut, dengan disetujuinya usulan KEK Lido dan JIIPE, diharapkan mapmu memberikan nilai lebih bagi Indonesia terhadap trade off yang diberikan, berupa fasilitas dan kemudahan. Dan dalam pengembangannya nanti, Airlangga berharap kedua KEK mampu mendukung ekosistem usaha di sekitar kawasan.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda mau menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang apat juga digunakan berbelanja di KONTAN Store.



Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *