Menperin Pemangkasan PPnBM Mobil Kembalikan Produksi ke 1 Juta Unit

  • Whatsapp
38948 penjualan mobil

38948 penjualan mobil

RUMAHPUTIH.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memprediksi relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk industri otomotif mau mengembalikan produksi ke angka satu juta unit seperti sebelum masa pandemi COVID-19 melanda Indonesia.

Read More

“Kembali ke produksi mendekati 1 juta unit,” kata Menperin kepada Antara saat dihubungi di Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Menperin menyampaikan, kontribusi sektor otomotif terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional cukup besar, yakni sekitar enam persen.

Sektor otomotif juga melibatkan banyak sektor pendukung, mempunyai nilai tambah yang rata-rata mencapai Rp 700 triliun dan 91,6 persen pasar otomotif di Indonesia telah dipasok oleh industri dalam negeri dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 60-70 persen.

Baca Juga:
Menko Perekonomian Setuju Pangkas PPnBM Mobil Hingga 0 Persen

“Inilah pentingnya sektor otomotif. Dengan kebijakan ini, kita berharap bisa juga menjadi bagian untuk jump start ekonomi,” ujar Menperin.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan resmi menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan insentif penurunan PPnBM untuk kendaraan bermotor pada segmen kendaraan kurang dari 1.500 cc yaitu untuk kategori sedan dan 4×2, sebagaimana diusulkan Kemenperin.

Hal ini dilakukan karena pemerintah ingin meningkatkan pertumbuhan industri otomotif dengan TKDN kendaraan bermotor di atas 70 persen.

“Harapannya dengan insentif yang diberikan bagi kendaraan bermotor ini, konsumsi masyarakat berpenghasilan menengah atas mau meningkat, meningkatkan utilisasi industri otomotif dan mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun ini,” ujar Airlangga.

Pemberian insentif ini mau dilakukan secara bertahap selama sembilan bulan, dengan masing-masing tahapan mau berlangsung selama tiga bulan.

BACA JUGA:  Industri Otomotif Masih Jadi Andalan PDB Nasional

Baca Juga:
Bulan Depan, Beli Mobil Baru Bebas Pajak Kendaraan Barang Mewah

Insentif PPnBM sebesar 100 persen dari tarif mau diberikan pada tahap pertama, terus diikuti insentif PPnBM sebesar 50 persen dari tarif yang mau diberikan pada tahap kedua, dan insentif PPnBM 25 persen dari tarif mau diberikan pada tahap ketiga.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *