Kerap Buat Kesal, Ini Aturan Tentang Larangan Potong Spakbor Motor

  • Whatsapp
49573 spakbor motor honda crf 150l

RUMAHPUTIH.COM – Belakangan ini, marak dijumpai motor dengan spakbor yang sudah terpotong dengan santai mondar-mandir di jalanan.

Dicopotnya spakbor tersebut dilakukan karena beberapa faktor, salah satunya supaya tampilan motor dianggap kian keren.

Read More

Tetapi perlu diketahui bahwa modifikasi spakbor dapat menjadikan pengguna jalan lain tak nyaman, khususnya di musim hujan, di mana absennya spakbor dapat menimbulkan cipratan kotoran dari ban belakang.

Cipratan tersebut dapat menggotori dan mengganggu pengendara lain di belakang motor, bahkan pengendara motor itu sendiri.

Baca Juga:
Tak Cuma SNI, Ini Perbedaan Standarisasi Helm DOT, Snell dan ECE

Tak cuma itu, jika cipratan ini mengenai helm pengendara di sekitarnya, dapat jadi pandangan mereka terganggu dan dapat memicu terjadinya kecelakaan.

Ilustrasi Pemotor. (Pexels)
Ilustrasi Pemotor. (Pexels)

Secara teori, pencopotan spakbor motor dapat digolongkan sebagai pelanggaran hukum. Menurut Peraturan Pemerintah (PP) nomor 55 tahun 2012 pasal 6 ayat (1) setiap kendaraan bermotor harus memenuhi persyaratan teknis.

Persyaratan tersebut termasuk meliputi komponen pendukung di antaranya ialah spakbor.

Peraturan Pemerintah (PP) nomor 55 tahun 2012 pasal 40 juga menyatakan secara spesifik bahwa lebar spakbor minimal selebar telapak ban, dan spakbor tersebut mampu mengurangi percikan air dan lumpur ke kendaraan di belakangnya.

Jadi jika kondisi spakbor tidak sesuai aturan, maka siap-siap saja berurusan dengan pihak yang berwenang.

Baca Juga:
Best 5 Oto: Fast and Furious 9 The Fast Saga, Layanan Cuma-cuma Yamaha

BACA JUGA:  Pemotor Ini Nekat Telponan di Tengah Jalan dan Buat Macet, Publik 'Gemas'

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *