Twitter perluas kebijakan untuk akun resmi lembaga negara

  • Whatsapp
IMG 8395
Jakarta (RUMAHPUTIH) – Twitter mengumumkan mereka bakal memperluas kebijakan untuk akun milik lembaga resmi suatu negara mulai bulan ini.

“Twitter ialah tempat di mana warga dapat melihat apa yang sedang terjadi dan memperoleh informasi termasuk dari pihak pemerintah. Twitter percaya, bahwa keamanan dan kebebasan berekspresi seharusnya berjalan beriringan, terutama pada saat berinteraksi dengan pejabat negara dan institusi terkait,” kata Twitter dalam keterangan pers, dikutip Sabtu. 

Sejak Agustus tahun terus, Twitter memberi label pada akun utama pejabat pemerintah dan akun entitas media yang berafiliasi dengan negara.

Awal tahun ini, Twitter melabeli akun dari lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB yaitu Amerika Serikat, Prancis, China, Rusia dan Inggris Raya.

Baca juga: Twitter akuisisi layanan email Revue

Pada 17 Februari mendatang, kebijakan ini bakal diperluas ke akun dari Indonesia, Kanada, Kuba, Ekuador, Jerman, Honduras dan Mesir.

Selain negara-negara tersebut juga Italia, Iran, Arab Saudi, Jepang, Thailand, Spanyol, Uni Emirat Arab dan Turki juga bakal diberi label.

Twitter juga memperluas kebijakan ini ke negara anggota G7

Pemberian label tahap kedua ini bakal diberikan pada akun pejabat pemerintah yang sudah terverifikasi centang biru, termasuk di dalamnya menteri, lembaga negara, duta besar, juru bicara resmi dan para pemimpin diplomatik.

“Saat ini, fokus utamanya ialah jajaran pejabat senior dan entitas yang mewakili suara resmi dari negara tersebut untuk urusan luar negeri,” kata Twitter.

Twitter juga memberi label pada akun personal para pemimpin negara.

Platform mikroblog ini juga mulai membedakan antara akun personal dengan akun institusi.

Baca juga: Medsos ramaikan Imlek dengan emoji dan stiker

Baca juga: Twitter tak mau serta-merta blokir akun di India

BACA JUGA:  5 Cara Mudah Hemat Kuota Internet saat WFH

Baca juga: Twitter perkirakan pertumbuhan pengguna melambat pada 2021

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © RUMAHPUTIH 2021

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *