Pengguna harus bijak gunakan aplikasi kencan online

  • Whatsapp
kencan online

Diperlukan kewaspadaan yang tinggi terutama dalam memberikan data pribadi di dalam aplikasi tersebut

Jakarta (RUMAHPUTIH) – Gerakan Nasional Literasi Digital (GLND) Siberkreasi mengajak masyarakat, khususnya pengguna internet atau yang biasa disebut warganet, untuk bijak menggunakan aplikasi kencan daring demi menjaga keamanan diri dan data pribadi.

Aplikasi kencan online menjadi salah satu pilihan untuk bersosialisasi maupun mencari pasangan di tengah aktivitas yang terbatas karena pandemi virus corona. Sayangnya, tidak sedikit kasus penipuan bermula dari aplikasi kencan online, dengan kedok mengajak berkencan.

Pengguna aplikasi kencan daring wajib waspada ketika beraktivitas di platform tersebut. “Aplikasi kencan online memang sarat bakal tindak kejahatan siber atau cybercrime. Diperlukan kewaspadaan yang tinggi terutama dalam memberikan data pribadi di dalam aplikasi tersebut,” kata Nenden S Arum dari Jaringan Kebebasan Berekspresi Asia Tenggara (SAFENet) dalam pernyataan pers bersama dengan GNLD Siberkreasi, Sabtu.

Baca juga: Mau cari jodoh online? Perhatikan empat hal ini

Menurut Nenden, lazimnya kesadaran perlindungan diri warga yang menggunakan aplikasi kencan daring ini rendah karena menganggap sedang bertemu dengan jodoh mereka.

Demi menjaga keamanan diri di platform berkencan, Siberkreasi menyarakankan warganet untuk meninjau fitur keamanan di aplikasi kencan yang digunakan. Perhatikan fitur privasi dan keamanan yang ditawarkan.

Jangan ragu untuk mencoba fitur-fitur tersebut untuk melihat apakah berfungsi dengan baik, misalnya fitur untuk memblokir warga atau kontak di platform. Baca juga dengan teliti kebijakan apa saja yang ada di platform tersebut untuk menjamin keamanan pengguna mudah-mudahan data yang diberikan tidak disalahgunakan.

Baca juga: Lima aplikasi kencan online pilihan

Menurut Siberkreasi, aplikasi kencan online yang mempunyai proses verifikasi data yang panjang cenderung lebih aman, meskipun pada awalnya terkesan rumit. Verifikasi yang panjang ini berfungsi untuk menilai keaslian akun sehingga semakin kecil kemungkinan akun yang terdaftar ialah palsu.

BACA JUGA:  OJK wajibkan fintech lapor per 1 April, antisipasi pencucian uang

Pengguna disarankan untuk tidak menggunakan aplikasi kencan yang bisa juga saling mengirim pesan sebelum saling “match” atau menyukai untuk membuka fitur obrolan. Sebaiknya jangan melayani obrolan dari pengguna yang tidak “match” dengan profil sendiri.

Jika sudah menemukan warga yang cocok, usahakan tetap berkomunikasi lewat platform tersebut, bukan lewat aplikasi pesan instan yang bersifat pribadi.

Ketika sudah merasa yakin warga tersebut tidak bermaksud jahat, pengguna bisa juga mempertimbangkan untuk mengontak secara pribadi. Ketika ada di tahap ini, pertimbangkan untuk menggunakan layanan seperti Google Voice Account mudah-mudahan nomor pribadi tidak terlacak.

Pertimbangkan juga untuk menggunakan aplikasi pelacak nomor ponsel untuk memastikan nomor teman kencan sesuai dengan data yang dimiliki.

Baca juga: Kiat aman kencan lewat aplikasi

Baca juga: Berminat cari pasangan via aplikasi kencan? Simak panduan dari psikolog

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © RUMAHPUTIH 2021

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *