Prediksi sejumlah ekonom terkait neraca dagang Indonesia pada Januari 2021

  • Whatsapp
1681912984p

ILUSTRASI. Petugas Bea Cukai pantau aktivitas ekspor-impor di terminal peti kemas. Prediksi sejumlah ekonom terkait neraca dagang Indonesia pada Januari 2021

Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Read More

RUMAHPUTIH.COM – JAKARTA. Para ekonom memprediksi neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2021 masih berpotensi surplus, setelah pada tahun 2020 mengalami surplus selama delapan bulan berturut-turut dari bulan Mei 2020 hingga Desember 2020.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah memprediksi neraca perdagangan Januari 2021 mau berada di kisaran US$ 75 juta hingga US$ 1,5 miliar.

“Neraca perdagangan bulan Januari 2021 diperkirakan masih mau surplus, didorong oleh ekspor yang meningkat karena adaya kenaikan harga komoditas andalan ekspor Indonesia,” ujar Piter kepada Kontan.co.id, Minggu (14/2).

Kata Piter, harga komoditas yang memberikan sumbangan pada kinerja positif ekspor antara lain crude palm oil (CPO), batubara, dan nikel. Selain itu, kinerja ekspor juga didorong oleh perbaikan ekonomi negara-negara mitra dagang utama, terutama China.

Baca Juga: DRI memperkirakan neraca perdagangan tahun 2021 masih mau surplus US$ 14,86 miliar

Dari sisi impor, Piter melihat impor masih ada dalam tren penurunan. Menurutnya, ini disebabkan oleh kinerja industri manufaktur yang masih belum stabil konsekuensi pandemi Covid-19 yang masih mewabah di Indonesia.

Dengan kondisi industri manufaktur tersebut, ini mau menyebabkan nilai impor bahan baku dan barang modal masih terus menurun, sehingga secara keseluruhan impor masih mau menurun.

BACA JUGA:  Jokowi minta penegakan hukum pada pembakar hutan dilakukan tanpa kompromi

Selain Piter, ekonom makroekonomi dan pasar keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky juga memprediksi neraca perdagangan mau surplus di kisaran US$ 2,5 miliar, atau meningkat dari surplus pada bulan Desember 2020 yang sebesar US$ 2,10 miliar.

Peningkatan surplus tersebut didorong oleh meningkatnya kinerja ekspor, yang dipengaruhi oleh peningkatan harga komoditas seperti kelapa sawit dan batubara.

“Selain itu, peningkatan surplus neraca perdagangan juga dengan melihat cadangan devisa pada bulan Januari 2021 naik signifikan US$ 2,5 miliar menjadi US$ 138 miliar,” tandas Riefky.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda mau menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang apat juga digunakan berbelanja di KONTAN Store.



Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *