Suzuki Tanggapi Relaksasi Pajak dari Pemerintah, Tanda Siapkan Produk Baru?

  • Whatsapp
62092 giias 2019

RUMAHPUTIH.COM – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) optimistis relaksasi pajak yang diberlakukan pemerintah mulai Maret 2021 bisa juga mendongkrak performa industri otomotif Tanah Air.

4W Marketing Director PT SIS, Donny Saputra mengatakan, pihaknya yakin bahwa insentif yang diberikan bisa juga mendongkrak performa industri otomotif.

Read More

“Ini menjadi salah satu katalis pertumbuhan ekonomi,” ujar Donny Saputra kepada RUMAHPUTIH.COM.

Lebih lanjut, saat ditanyai apakah Suzuki mau memanfaatkan momentum ini dengan menghadirkan sejumlah produk baru, Donny Saputra menyatakan belum bisa juga menjawabnya untuk saat ini.

Baca Juga:
Fokus di Segmen Komersial, Isuzu Belum Berniat Tandingi Suzuki Carry

Suzuki New Carry Pick Up flat deck warna hitam solid [PT SIS].
Suzuki New Carry Pickup flat deck warna hitam solid. Sebagai ilustrasi produk [PT SIS].

“Belum bisa juga kasih informasi mengenai detailnya,” ungkapnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyetujui usulan Kementerian Perindustrian terkait relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor secara bertahap selama 2021.

“Dengan skenario relaksasi PPnBM dilakukan secara bertahap, diperhitungkan bisa juga terjadi peningkatan produksi yang mau mencapai 81.752 unit,” kata Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Ia menjelaskan bahwa skenario besaran relaksasi PPnBM ialah nol persen pada Maret-Mei, kemudian 50 persen pada Juni-Agustus dan 25 persen pada September-November 2021.

Dengan relaksasi itu, kata dia, estimasi terhadap penambahan output industri otomotif mau menyumbangkan pemasukan negara sebesar Rp1,4 triliun.

Baca Juga:
Penyegaran Eksterior, Suzuki Pakai “ILMU” untuk New Carry Pickup

BACA JUGA:  Sri Mulyani: UMKM harus bangkit lebih kuat selepas pandemi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *