Neraca perdagangan Januari 2021 surplus US$ 1,96 miliar

  • Whatsapp
1717289527p

ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto

Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

Read More

RUMAHPUTIH.COM – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan pada bulan Januari 2021 masih mengalami surplus. Keuntungan neraca perdagangan pada bulan terus sebesar US$ 1,96 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, surplus neraca perdagangan pada Januari 2021 ini memperlihatkan kinerja neraca perdagangan di bulan tersebut lebih baik bila dibandingkan bulan Januari di tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Indonesia’s Jan trade surplus at $1.96 bln, bigger than expected

“Jauh lebih bagus, kalau dibandingkan posisi neraca dagang pada Januari 2020 pada waktu itu defisit US$ 640 juta atau juga pada Januari 2019 yang pada waktu itu defisit US$ 980 juta,” ujar Suhariyanto, Selasa (15/2) via video conference.

Suhariyanto juga bilang, performa pada bulan Januari 2021 tersebut cukup bagus karena ada peningkatan ekspor secara tahunan. Nilai ekspor pada bulan terus sebesar US$ 15,3 miliar atau naik 12,24% yoy.

“Kita berharap ekspor di bulan-bulan ke depan bakal bertumbuhan sehingga pemulihan ekonomi bakal berjalan sesuai harapan,” tambah Suhariyanto.

Akan tetapi, ia menyoroti kinerja impor pada bulan Januari 2021 yang tampak menurun baik secara tahunan maupun bulanan. Impor pada bulan terus tercatat sebesar US$ 13,34 miliar atau turun 7,59% mom dan secara tahunan turun 6,49% yoy.

Suhariyanto bilang, penurunan impor ini didorong oleh penurunan kinerja impor barang konsumsi, barang penolong, maupun barang modal yang mengindikasikan bahwa pergerakan impor masih belum sesuai harapan.

BACA JUGA:  UPDATE Corona Indonesia, Sabtu (20/2): Tambah 8.054 kasus baru, jauhi kerumunan

Baca Juga: BPS catat impor pada bulan Januari 2021 sebesar US$ 13,34 miliar

Lebih lanjut, neraca perdagangan Indonesia juga terpantau surplus dengan beberapa negara, seperti Amerika Serikat (AS) yang surplus US$ 1,09 miliar, India surplus US$ 563,2 juta, dan Filipina surplus US$ 504,3 juta.

Akan tetapi, neraca perdagangan dengan beberapa negara terpantau defisit, seperti neraca dagang dengan China yang defisit US$ 1,09 miliar, Australia defisit US$ 243,6 juta, dan dengan Korea Selatan defisit US$ 192,3 juta.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda bakal menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa juga digunakan berbelanja di KONTAN Store.



Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *