Malaysia minta waspadai aplikasi sugarbook

  • Whatsapp
kencan online
Kuala Lumpur (RUMAHPUTIH) – Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) meminta masyarakat mewaspadai aplikasi pencarian teman Sugarbook yang baru-baru ini mengklaim bahwa semakin banyak perempuan Malaysia, terutama mahasiswa, menawarkan diri mereka sebagai “sugar baby” di situs aplikasi ini.

MCM dalam pernyataannya di Kuala Lumpur, Kamis, mengatakan aplikasi internet membuka pintu ke komunikasi yang lebih luas dan lebih terbuka termasuk aktivitas tidak bermoral seperti mengorganisir pesta liar, hubungan terlarang, dan aktivitas ilegal seperti menyediakan layanan prostitusi online.

Kasus-kasus seperti itu sedang diselidiki oleh Kepolisian Pemerintah Malaysia (PDRM) berdasarkan KUHP.

Baca juga: Pasangan via aplikasi vs bertemu kebetulan, mana yang lebih serius?

Baca juga: Mau cari jodoh online? Perhatikan empat hal ini

Klaim seperti yang ditemukan dalam tipu muslihat pemasaran perlu diselidiki untuk memvalidasi karena profil pengguna dapat dimanipulasi sesuka hati untuk tujuan yang berbeda termasuk untuk menipu korban.

Selain Sugarbook, ada bermacam aplikasi lain itu menawarkan “layanan kencan” atau layanan asmara yang mendalam.

Pengguna harus sadar bahwa mereka mudah tertipu dan terkena risiko kejahatan dunia maya jika tidak mengambil tindakan keamanan dunia maya dan pengendalian diri.

Risiko penipuan cinta bakal meningkat dengan risiko malware dan spyware, kebocoran informasi pribadi, dan pelecehan seksual. 

Berkaitan dengan hal tersebut, MCMC ingin berpesan kepada para pengguna aplikasi internet untuk selalu berhati-hati dalam memberikan informasi pribadi saat browsing media sosial atau aplikasi online, terutama untuk berhubungan dengan warga asing misalnya di situs pencarian teman.

MCMC dan PDRM bakal terus memantau dan menyelidiki aplikasi sugarbook dan bakal mengambil tindakan terhadap pengguna dan pemilik platform jika ditemukan melakukan kegiatan yang melanggar hukum negara ini.

BACA JUGA:  Aplikasi Parler kembali online dan memiliki bos baru

“Jika ada unsur prostitusi, PDRM bakal menindak lebih lanjut. Warga tua dan wali disarankan untuk terus memantau perilaku online anak dibawah pengawasan masing-masing dan peka terhadap perubahan gaya hidup yang bisa juga menimbulkan keraguan,” katanya.

Baca juga: Pengguna harus bijak gunakan aplikasi kencan online

Baca juga: Kiat aman kencan lewat aplikasi

Baca juga: Berminat cari pasangan via aplikasi kencan? Simak panduan dari psikolog

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © RUMAHPUTIH 2021

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *