Jenis Mobil yang Dapat Diskon Pajak Mulai Maret 2021

  • Whatsapp
43581 diler honda mt haryono

43581 diler honda mt haryono

RUMAHPUTIH.COM – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bakal memberikan relaksasi atau diskon pajak penjualan atas barang mewah (diskon PPnBM) untuk industri otomotif, khususnya pembelian mobil baru, yang efektif dimulai pada Maret 2021.

Read More

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto pada pekan terus menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan insentif penurunan PPnBM untuk kendaraan pada segmen mobil dengan kubikasi mesin 1.500 cc ke bawah, yakni untuk mobil penumpang dan sedan berpenggerak dua roda (4×2).

Segmen mobil dengan syarat kubikasi mesin 1.500 cc ke bawah dengan penggerak 4×2 cukup luas, mulai dari segmen mobil keluarga multi purpose vehicle (MPV), sedan, hingga sport utility vehicle (SUV).

Pemberlakuan relaksasi PPnBM itu diharapkan dapat menggairahkan industri otomotif nasional yang melibatkan banyak industri pendukung di dalamnya, serta turut mendorong penggunaan komponen dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 60-70 persen.

Baca Juga:
Ini Alasan Pemerintah Guyur Diskon PPnBM 0% Kendaraan Bermotor

“Harapannya dengan insentif yang diberikan bagi kendaraan bermotor ini, konsumsi masyarakat berpenghasilan menengah atas bakal meningkat, meningkatkan utilisasi industri otomotif dan mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun ini,” kata Airlangga.

Airlangga mengatakan, relaksasi PPnBM 0 persen diharapkan apat juga menaikkan daya beli masyarakat dan memberikan dorongan positif pada perekonomian.

Insentif PPnBM bakal digalakkan secara bertahap dengan rincian, Tahap I Maret-Mei untuk penurunan PPnBM 100 persen, Tahap II Juni-Agustus sebesar 50 persen dan Tahap III September-November sebesar 25 persen.

BACA JUGA:  Diskon PPnMB Cegah PHK di Industri Otomotif

Saat ini, pemberlakukan PPnBM dilakukan pada kendaraan berdasarkan kubikasi mesin, antara lain <1.500 4×2 (10 persen), 1.500-2.500 4×2 (20 persen), <1.500 4×2 sedan (30 persen), 1.500 4×4 (30 persen), 1.500-3.000 bensin 4×4 (40 persen), >2.500 diesel 4×2 dan 4×4 (125 persen) dan >3.000bensin 4×2 – 4×4 (125 persen), mengutip Peraturan Kementerian Keuangan (PMK) Nomor 33/PMK.010/2017.

Akan tetapi, masyarakat perlu memahami bahwa tidak semua jenis mobil mendapat keringanan PPnBM, melainkan hanya mobil dengan kubikasi mesin 1.500 cc ke bawah dengan berpenggerak dua roda (4×2) atau satu gardan.

Baca Juga:
Kemenkeu Hapus Pajak PPnBM Mobil Baru pada Maret – Mei 2021

Jenis lainnya yang memperoleh relaksasi PPnBM ialah tipe sedan dengan kubikasi mesin 1.500 cc ke bawah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *