PM Muhyiddin bakal jadi warga pertama yang divaksin Covid-19 di Malaysia

  • Whatsapp
307962502p

ILUSTRASI. Muhyiddin mau menjadi warga pertama di Malaysia yang menerima vaksin untuk meningkatkan keyakinan publik atas keamanannya.

Sumber: The Star | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Read More

RUMAHPUTIH.COM – KUALA LUMPUR. Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mau meluncurkan buku panduan untuk Rencana Imunisasi Covid-19 Nasional pada pukul 09.30 pada Selasa (16/2/2020).

Melansir The Star, peluncuran tersebut mau disiarkan langsung di stasiun televisi lokal dan platform media sosial.

Sebelumnya, Pansus Penjaminan Akses Pasokan Vaksin Covid-19 (JKJAV) telah mengumumkan bahwa buku pedoman tersebut mau memuat detail strategi pengadaan vaksin nasional, termasuk pelaksanaan dan pemantauan program vaksinasi.

Pendaftaran program vaksinasi dapat dilakukan melalui aplikasi MySejahtera.

Baca Juga: PDB Malaysia terkontraksi 5,6% di 2020, terburuk sejak Krisis Keuangan Asia 1998

Jumat terus (12/2/2021), Menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi Khairy Jamaluddin mengkonfirmasi bahwa Muhyiddin mau menjadi warga pertama di Malaysia yang menerima vaksin untuk meningkatkan keyakinan publik atas keamanannya.

Pada Januari, Muhyiddin mengatakan bahwa hampir 27 juta atau lebih dari 80% populasi Malaysia diperkirakan mau divaksinasi Covid-19 pada kuartal pertama 2022.

Muhyiddin mengatakan hal ini dalam pengumuman khusus tentang Permai (paket perlindungan ekonomi dan masyarakat yang disiarkan langsung pada 18 Januari oleh stasiun televisi lokal dan platform media sosial).

Baca Juga: Presiden Jokowi titipkan kembali WNI di Malaysia kepada PM Muhyiddin

Dia mengatakan, gelombang pertama vaksin diharapkan sudah diterima akhir Februari ini, dengan kelompok mau divaksinasi pada awal Maret, dan program vaksinasi dilaksanakan secara bertahap selama 12 bulan.

BACA JUGA:  Houthi serang Bandara Abha di Arab Saudi, sebuah pesawat terbakar




Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *