PBB kepada militer Myanmar: Ada konsekuensi berat atas kekerasan terhadap demonstran

  • Whatsapp
2020045237p

ILUSTRASI. Seorang tentara melihat spanduk yang ditempelkan di kendaraan militer di luar Bank Sentral Myanmar selama protes terhadap kudeta militer, di Yangon, Myanmar, 15 Februari 2021.

Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Read More

RUMAHPUTIH.COM РYANGON. Melalui utusan khususnya, PBB memperingatkan militer Myanmar atas konsekuensi berat yang mungkin mereka terima terkait tindakan keras terhadap demonstran yang menentang kudeta.

Dilansir dari Reuters, utusan khusus PBB Christine Schraner Burgener pada hari Senin (15/2) berbicara langsung dengan perwakilan junta militer Myanmar terkait keamanan warga pasca kudeta.

Dalam pembicaraannya, Burgener menegaskan bahwa hak berkumpul secara damai harus sepenuhnya dihormati. Dengan itu, para demonstran tidak boleh dikenakan pembalasan.

“Dia (Burgerner) telah menyampaikan kepada militer Myanmar bahwa dunia sedang mengawasi dengan cermat, dan segala bentuk tanggapan keras kemungkinan mau mempunyai konsekuensi yang berat,” ungkap juru bicara PBB Farhan Haq.

Baca Juga: Facebook mau batasi penyebaran konten milik militer Myanmar

Akhir pekan terus militer Myanmar telah mengerahkan kendaraan lapis baja ke beberapa kota besar yang menjadi pusat unjuk rasa. Militer juga mulai mematikan akses internet dengan skala yang lebih luas.

Demonstrasi pada hari Senin di beberapa kota terlihat memang mulai mereda. Akan tetapi, ratusan ribu warga di beberapa negara Asia Tenggara mulai turun ke jalan dengan program yang sama.

Militer mendapat izin menangkap demonstran

Pada Minggu (14/2) malam, kendaraan lapis baja muncul di kota Yangon, Myitkyina dan Sittwe. Ini merupakan peluncuran kendaraan lapis baja berskala besar pertama sejak kudeta terjadi awal bulan ini.

BACA JUGA:  Tolak tuduhan genosida di Xinjiang, China: Pintu kami terbuka untuk PBB

Baca Juga: Militer Myanmar mulai terjunkan kendaraan lapis baja untuk meredam demonstran




Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *