Sri Mulyani memastikan INA tak bernasib sama dengan 1MDB

  • Whatsapp
502777135p

ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memperkenalkan anggota Dewan Direktur Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yang bernama Indonesia Investment Authority (INA) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 16 Februari 2021.

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

Read More

RUMAHPUTIH.COM – JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani yang juga anggota Dewan Pengawas Indonesia Investment Authority (INA) memastikan INA tak mau bernasib sama dengan The 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Sebelumnya 1MDB merupakan Sovereign Wealth Fund (SWF) milik Malaysia. Lembaga tersebut ditetapkan terlibat dalam skandal megakorupsi senilai Rp 100 triliun.

“Presiden jelas menyampaikan beliau tidak ingin terjadi 1MDB. Sehingga beliau menyampaikan kepada kita semua, bahwa kita harus bisa juga membuktikan Indonesia mempunyai sebuah institusi investasi yaitu SWF yang ditatakelolakan dengan baik,” ujar Sri dalam konferensi pers, Selasa (16/2).

Oleh karena itu, Sri menyampaikan bahwa proses pembentukan INA telah dilakukan dengan baik. Dewas melakukan pemilihan dewan direksi dengan baik.

Baca Juga: SWF-INA resmi beroperasi, ini keuntungan bagi BUMN Karya

Sri bilang Dewas menekankan pihak yang mau memberikan profesionalitas dan reputasinya dalam mengelola INA. Sehingga mau menjaga SWF dari risiko tata kelola yang buruk.

“Kami juga melakukan penelusuran kepada seluruh nama-nama ini sehingga kita bisa juga yakinkan reputasi dan profesionalitas mereka merupakan sangat kuat dan memadai untuk menjaga SWF secara baik,” terang Sri.

Pada jajaran direksi terdapat Ridha Wirakusumah sebagai Direktur Utama, Arief Budiman Wakil Direktur Utama, Stefanus Ade Widjaja menjabat sebagai Direktur Investasi, Marita Alisjahbana sebagai Direktur risiko, dan Eddy Porwanto sebagai Direktur Keuangan.

BACA JUGA:  Sri Mulyani: TNI-Polri penting untuk jaga stabilitas dan keberlangsungan pembangunan

Sebagai informasi, INA mau menjadi sumber pembiayaan baru bagi pembangunan di Indonesia. Pada modal awal INA mau memperoleh dana Rp 75 triliun.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda mau menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa juga digunakan berbelanja di KONTAN Store.



Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *