Sebelum Tobat, Sunan Kalijaga Pernah Jadi Begal

  • Whatsapp

RUMAHPUTIH.COM

Sunan Kalijaga semasa muda jadi begal. Setelah bertobat jadi wali penyebar agama Islam.

Raden Syahid merasa prihatin melihat keadaan masyarakat Tuban konsekuensi upeti dan kemarau panjang. Dia bongkar gudang kadipaten dan bagikan bahan makanan kepada orang-orang yang memerlukannya.

Dia tertangkap basah dan dihadapkan kepada ayahnya, adipati Tuban Tumenggung Wilatikta. Merasa tercoreng, ayahnya mengusir Raden Syahid.

header img

Pengusiran itu tidak membikin jera Raden Syahid.

“Dia malah melakukan perampokan dan pembegalan terhadap orang-orang kaya di Kadipaten Tuban,” tulis Achmad Chodjim dalam Sunan Kalijaga: Mistik dan Makrifat.

Raden Syahid tertangkap lagi dan diusir keluar dari Kadipaten Tuban. Dia melangkahkan kaki sampai di hutan Jati Wangi.

Dia melihat Sunan Bonang, tapi tidak kenal siapa sebenarnya orangtua itu. “Karena itu, wali tua itupun hendak dimangsanya. Pikirnya, ada warga kaya yang apat juga dibegal,” tulis Chojim.

Raden Syahid berhasil melumpuhkan Sunan Bonang dan diminta menyerahkan barang bawaannya. Sunan Bonang tidak mau menyerahkannya.



Terus Raden Syahid mengatakan untuk menekan Sunan Bonang bahwa tujuannya membegal untuk menolong warga miskin.

Cerita lain menyebutkan, Sunan Bonang menasihati Raden Syahid bahwa harta hanya titipan Tuhan. Dia memamerkan kesaktiannya menunjuk pohon aren dan tiba-tiba buahnya menjadi emas.

Raden Syahid terperangah, meminta maaf dan bertobat.

“Pertemuan dengan Sunan Bonang itulah yang membikin Raden Syahid tercerahkan hidupnya,” tulis Chojim. “Ia akhirnya menyadari bahwa perbuatan yang dilakukannya itu meski tampak mulia, tetapi tetap merupakan jalan yang salah.”

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3 4

BACA JUGA:  Inggris Desak Cina Beri Akses PBB ke Xinjiang

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *