Sepakat Jokowi, Fraksi PAN senang atas usulan revisi UU ITE

  • Whatsapp
2143903072p

ILUSTRASI. UU ITE

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Yudho Winarto

Read More

RUMAHPUTIH.COM – JAKARTA. Fraksi PAN di DPR RI sepakat atas usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merevisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Hal itu melihat dari dampak pasal karet dalam UU tersebut yang menyebabkan pemidanaan banyak warga. Masalah tersebut juga diakui telah menjadi kritik pakar hukum di Indonesia.

“Fraksi PAN tentu senang jika pemerintah menginisiasi perubahan UU ITE tersebut,” ujar Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay dalam keterangan pers, Rabu (17/2).

Baca Juga: Fenomena buzzer disebut buah dari keterbukaan informasi dunia digital

Meski begitu Saleh menekankan sejumlah poin dalam perubahan UU tersebut. Perubahan tidak hanya berkaitan dengan pasal karet, tetapi juga mengantisipasi perkembangan teknologi informasi yang ada.

Sebelumnya Jokowi melontarkan wacana revisi UU ITE. Wacana tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan TNI-Polri Tahun 2021.

Jokowi bilang UU ITE dibuat dengan tujuan menjaga ruang digital. Akan tetapi, pada pelaksanaannya banyak masyarakat yang saling melaporkan dan menimbulkan rasa ketidakadilan.

“Kalau UU ITE tidak apat juga memberikan rasa keadilan ya saya mau minta kepada DPR untuk bersama-sama merivisi UU ini. Karena disinilah hulunya, hulunya ada disini, jadinya revisi,” terang Jokowi.

Jokowi mengungkapkan bahwa pasal yang mempunyai penafsiran berbeda dapat dihilangkan. Sehingga tak menjadi alat yang digunakan seseorang untuk mempidanakan warga lain.

Baca Juga: Presiden perintahkan Kapolri buat pedoman UU ITE dan usul revisi hapus pasal karet

BACA JUGA:  Sri Mulyani: UMKM harus bangkit lebih kuat selepas pandemi

Meski begitu, revisi UU tak menjadi satu-satunya jalan yang dipilih Jokowi. Pada kesempatan itu Jokowi juga meminta kepolisian untuk mencegah adanya ketidakadilan risiko UU ITE.

“Buat pedoman interpretasi resmi terhadap pasal-pasal UU ITE, biar jelas,” jelas Jokowi.

Jokowi meminta semoga kepolisian selektif dalam menerima pelaporan pelanggaran UU ITE. Sehingga tak terjadi pencorengan terhadap demokrasi terutama dalam kebebasan berpendapat dan berorganisasi.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda mau menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang apat juga digunakan berbelanja di KONTAN Store.



Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *