Putri Saddam Hussein picu krisis diplomatik pasca muncul di TV, ini penyebabnya

  • Whatsapp
1730779858p

ILUSTRASI. Bendera Irak. REUTERS/Zohra Bensemra

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Read More

RUMAHPUTIH.COM – BAGHDAD. Raghad Saddam Hussein, yang merupakan putri tertua mantan pemimpin Irak Saddam Hussein, muncul di stasiun televisi Al Arabiya TV pada Senin (15/2/2021). 

Kemunculannya lantas memicu krisis diplomatik atara Irak dengan Arab Saudi dan Yordania sebagaimana dilansir dairi Middle East Monitor, Selasa (16/2/2021). 

Raghad muncul bersama dengan Sohaib Charair dalam sebuah program acara yang disiarkan oleh Al Arabiya TV, saluran televisi yang bertaut dengan Arab Saudi. 

Dalam acara tersebut, Raghdad mengatakan bahwa dia apat juga berperan dalam perpolitikan Irak. 

Baca Juga: Memanas, tiga roket jatuh dekat pangkalan militer AS di Irak

Charair bertanya pada Raghad dalam acara itu, apakah dia berniat untuk memainkan peran yang lebih langsung dalam perpolitikan di Irak segera. 

Raghdad lantas menjawab pertanyaan tersebut, “Segalanya mungkin.” 

 

Selain itu, Raghdad juga mengecam campur tangan Iran di kawasan itu. Dia menggarisbawahi bahwa Iran melanggar Irak setelah tidak adanya kekuatan nyata. 

Baca Juga: Siap melawan AS, militer Iran klaim miliki cadangan rudal yang cukup

Setelah acara tersebut, Kementerian Luar Negeri Irak memanggil Duta Besar Yordania dan Arab Saudi di Baghdad. Kementerian Luar Negeri Irak memprotes kenapa Raghad diperbolehkan muncul di televisi. 

Raghad telah tinggal di Ibu Kota Yordania, Amman, sejak 2003. Ketika itu Amerika Serikat (AS) menginvasi Irak dan menggulingkan ayahnya.

BACA JUGA:  Saat Donald Trump genggam tangan PM Inggris Theresa May yang buat panik

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Putri Saddam Hussein Muncul di TV Picu Krisis Diplomatik, Ini Sebabnya”
Penulis : Danur Lambang Pristiandaru
Editor : Danur Lambang Pristiandaru

 

 




Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *