Putin: Kami tidak bakal biarkan pukulan apa pun terhadap kedaulatan Rusia

  • Whatsapp
973130615p

ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin mengambil bagian dalam konferensi video dengan anggota Dewan Keamanan di Moskow, Rusia, 6 November 2020.

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Read More

RUMAHPUTIH.COM – MOSKOW. Presiden Vladimir Putin mengatakan pada Rabu (17/2), Rusia perlu memastikan pemungutan suara parlemen yang mau berlangsung September nanti bebas dari campur tangan asing, menyusul protes massa yang menyerukan pembebasan salah satu pengkritiknya yang paling vokal.

Puluhan ribu warga turun ke jalan bulan terus untuk mendesak Rusia membebaskan Alexei Navalny menjelang pemilihan parlemen. Politisi oposisi berusia 44 tahun ini ditahan kemudian dipenjara karena dugaan pelanggaran pembebasan bersyarat sekembalinya ke Rusia. 

Navalny sebelumnya dirawat di Jerman karena keracunan zat saraf yang dia alamiah saat Siberia pada Agustus tahun terus.

Kremlin atau Kantor Kepresidenan Rusia menyebutkan, Navalny merupakan aset CIA yang digunakan oleh dinas intelijen Barat untuk mengguncang Rusia. Dan, Moskow telah berulang kali mengatakan kepada Uni Eropa untuk tidak ikut campur urusan dalam negerinya.

Baca Juga: Putin: Pandemi virus corona mau berlarut-larut, tidak ada batasnya

Rusia sendiri dituding ikut campur dalam beberapa pemilihan umum di luar negeri, termasuk dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) 2016.

“Warga Rusia mau membikin pilihan mereka (pada pemilihan parlemen), dan kami harus mempertahankan pilihan ini dari segala upaya campur tangan eksternal,” kata Putin pada pertemuan yang disiarkan televisi dengan para pemimpin partai politik yang mempunyai wakil di Duma Negara, majelis rendah parlemen.

BACA JUGA:  Taipei curiga, China blokir Taiwan untuk membeli vaksin Covid-19

“Kami tidak dapat membiarkan pukulan apa pun terhadap kedaulatan Rusia, terhadap hak rakyat kami untuk menjadi tuan atas tanah kami,” tegasnya tanpa memerinci negara mana yang dia maksud, seperti dikutip Reuters.

Barat ingin memaksa Rusia

Navalny mengatakan tahun terus, dia menduga dinas intelijen Rusia telah meracuninya dengan zat saraf karena pihak berwenang negeri beruang merah melihatnya sebagai ancaman menjelang pemilihan parlemen.

Baca Juga: Latihan nuklir, Putin pimpin langsung peluncuran rudal dari darat, laut, udara




Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *