Tesla mau bangun pabrik mobil listrik di India, ini lokasinya

  • Whatsapp
645952121p

ILUSTRASI. Miliarder Elon Musk yang juga pemilik Tesla Inc mau mendirikan unit manufaktur mobil listrik di negara bagian Karnataka, India selatan.

Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

Read More

RUMAHPUTIH.COM – BENGALURU. Miliarder Elon Musk yang juga pemilik Tesla Inc mau mendirikan unit manufaktur mobil listrik di negara bagian Karnataka, India selatan. Demikian dokumen pemerintah yang dilihat Reuters pada akhir pekan terus.

“Perusahaan AS Tesla mau membuka unit manufaktur mobil listrik di Karnataka,” sebut pemerintah negara bagian itu dalam sebuah pernyataan singkat seperti dikutip Reuters.

Pernyataan itu merupakan bagian dari dokumen yang lebih luas yang menguraikan sorotan anggaran India untuk rakyatnya dalam bahasa lokal Kannada.

Baca Juga: Tahun 2025, Indonesia diharapkan sudah mampu produksi baterai kendaraan listrik

Bulan terus, produsen mobil listrik itu menggabungkan Tesla Motors India dan Energy Private Limited dengan kantor terdaftarnya di kota Bengaluru di Karnataka, pusat perusahaan teknologi global.

Kepala Menteri Negara B.S. Yediyurappa mengatakan dalam sebuah tweet, yang kemudian dihapus, bahwa Tesla mau memulai operasinya di India dengan unit R&D di Bengaluru.

Tidak segera jelas apakah pernyataan hari Sabtu pekan terus itu merujuk pada unit yang sama.

Tesla dan kantor menteri utama negara bagian Karnataka tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters soal ini.

Musk telah men-tweet beberapa kali tentang perusahaan yang mau segera terjun ke India. Pada bulan Desember 2020 terus, CEO Tesla ini mengonfirmasi via Twitter bahwa Tesla mau diluncurkan di negara itu pada tahun 2021.

BACA JUGA:  Terjadi lagi, tambang emas di China terbakar, enam warga tewas

India sangat ingin mengurangi ketergantungan minyaknya dan mengurangi polusi, tetapi upayanya untuk mempromosikan kendaraan listrik terhalang oleh kurangnya investasi di bidang manufaktur dan infrastruktur seperti stasiun pengisian daya.

Untuk meningkatkan investasi, India berencana menawarkan insentif senilai US$ 4,6 miliar kepada perusahaan yang mendirikan fasilitas manufaktur baterai canggih, Reuters melaporkan tahun terus.

 

 




Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *