Kepala BKPM pastikan KIT Batang siap terima investor tahun ini

  • Whatsapp
475753283p

ILUSTRASI. KIT Batang. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/aww.

Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Handoyo .

Read More

RUMAHPUTIH.COM – JAKARTA. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia terus melakukan pengawalan atas proses pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah. Pembangunan KIT Batang seluas 4.300 hektare tersebut mau dibagi menjadi tiga fase, dimana fase I seluas 450 hektar ditargetkan mau selesai tahun 2021 ini.

Dalam kunjungannya ke “Grand Batang City” KIT Batang, Jawa Tengah hari Minggu (14/2), Bahlil memastikan bahwa pembangunan KIT Batang tersebut sesuai dengan perencanaan awal yang disusun tahun terus. Bahlil mengungkapkan bahwa saat ini telah ada 3 (tiga) perusahaan besar yang mau masuk di Grand Batang City mengisi 170 Hektar lahan yang telah disiapkan, yaitu LG Energy Solution, KCC Glass, dan Wavin.

Total investasi LG dengan konsorsium BUMN sebesar Rp 142 triliun yang bergerak di industri baterai listrik terintegrasi. Smelter nikel berlokasi di Maluku Utara, sedangkan di KIT Batang mau menjadi tempat untuk recycle, cathode, dan precursor. LG mau berinvestasi dalam bentuk konsorsium bersama dengan dengan Indonesian Battery Holding yang merupakan gabungan dari Mining Industry Indonesia (MIND ID), PLN, Pertamina, dan Antam. 

“Ada juga pabrik kaca otomotif yang nilai investasinya Rp 3 triliun-Rp 4 triliun. Selain itu juga ada dari Amerika, pabrik Alpan Lighting LED, dan Wavin pipa dari Belanda. Ada beberapa lah, saya sampaikan yang pasti-pasti aja dulu,” ungkap Bahlil dalam keterangan resminya yang diterima Kontan.co.id, Rabu (17/2).

BACA JUGA:  Negara anggota G7 gelar pertemuan online, bahas dampak ekonomi dari pandemi

Bahlil mengatakan pembangunan infrastruktur dasar di KIT Batang diperkirakan selesai sesuai dengan rencana dan dapat diselesaikan pada bulan Mei 2021. Selanjutnya, Grand Batang City mau siap menerima tenant (penyewa) yang mau masuk berinvestasi.  

Baca Juga: Mengejar target investasi melalui beraneka insentif dan kemudahan berusaha

KIT Batang, Jawa Tengah merupakan lokasi khusus yang disiapkan oleh pemerintah Indonesia untuk para investor, baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Hal ini merupakan langkah strategis yang diambil pemerintah untuk meningkatkan keunggulan kompetitif serta daya saing investasi Indonesia secara global. 

Adapun, kata Bahlil beberapa keuntungan yang dapat didapatkan oleh investor bila berlokasi di KIT Batang, di antaranya biaya sewa lahan yang gratis selama 5 tahun pertama. Tidak hanya biaya lahan, biaya pengurusan izin investasi juga mau lebih murah. Sebabnya, Bahlil menjanjikan pengurusan izin operasional maupun izin terkait usaha lainnya, baik di tingkat pusat dan daerah, mau dibantu oleh BKPM. 

“Kami bekerja sama dan menjalin komunikasi yang sangat baik dengan Bupati Batang Bapak Wihaji. Dukungan beliau bukan main besarnya. Kami yakin investor yang ke sini (Batang) mau merasa nyaman dan aman atas investasinya,” imbuh Bahlil. 

Selain itu, keunggulan lain dari KIT Batang merupakan lokasinya yang sangat strategis. Letaknya hanya satu jam dari kota Semarang serta berjarak 400 meter dari pintu tol terdekat. Selain itu adanya fasilitas jalur kereta api dan pelabuhan yang mau dibangun menjadikan konektivitas kawasan ini semakin kompetitif. 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda mau menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang dapat digunakan berbelanja di KONTAN Store.

BACA JUGA:  Data Corona Indonesia, Sabtu (20/2): Tambah 8.054 kasus baru, total 1.271.353 kasus



Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *