Asteroid Berbahaya Mengarah ke Bumi, LAPAN Ungkap Cara Menghancurkannya

  • Whatsapp
asteroid berbahaya mengarah ke bumi lapan ungkap cara menghancurkan KtYfCnsiRW

JAKARTA – Benda antariksa yang jatuh ke Bumi tidak selalu mengancam kehidupan di Bumi. Meski memang ada beberapa benda yang jatuh menimbulkan potensi bahaya di skala regional, nasional, atau global.

Benda antariksa yang jatuh ke Bumi bisa juga berupa buatan seperti satelit dan komponennya. Akan tetapi, ada juga benda berupa natural seperti meteor, komet, atau asteroid.

Rhorom, Peneliti Pusat Sains Antariksa dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Pussainsa LAPAN), menjelaskan jika benda antariksa natural seperti meteor yang jatuh dengan ukuran 1 meter tidak mempunyai ancaman apapun bagi Bumi.

Baca Juga: LAPAN: Hujan Ekstrem dan Banjir Ancam Jakarta dan Sekitarnya 

Akan tetapi, kalau asteroid dengan ukuran di atas 10 meter atau standar internasionalnya berukuran 140 meter, tentu itu sudah berbahaya dan mengancam kehidupan.

Rhorom mencontohkan, kepunahan dinosaurus dipercaya karena jatuhnya asteroid yang sangat besar. Bukan berarti asteroid itu menimpa langsung dinosaurus hingga punah, tetapi efek global yang ditimbulkan risiko jatuhnya asteroid tersebut.

Baca Juga: Lapan Menduga Dentuman Keras di Buleleng Bali Meteor Jatuh 

“Terjadi perubahan iklim yang menyebabkan pendinginan global dan memicu kepunahan dinosaurus,” ujarnya saat Live Instagram yang dilakukan Pussainsa LAPAN, Rabu (17/2/2021).

Di era saat ini, untuk mencegah asteroid besar jatuh ke Bumi, manusia bisa juga menembakan misil balistik untuk menghancurkan asteroid tersebut bahkan sebelum sampai ke atmosfer Bumi.

Sayangnya, Rhorom mengaku Indonesia belum mempunyai teknologi seperti itu. Misil balistik yang dimiliki Indonesia belum bisa juga meluncur sampai ke luar angkasa.

Dengan begitu, Indonesia amat sangat mengandalkan kolaborasi internasional. Pemantauan yang dilakukan pun masih secara internasional, untuk mencari info dan update jika muncul potensi seperti itu.

BACA JUGA:  Transaksi produk fesyen muslim di Tokopedia kian bertumbuh

Artinya, jika suatu saat ada asteroid besar berpotensi jatuh di Indonesia, pemerintah mau meminta tolong dan mendesak negara-negara lain yang sudah mempunyai roket yang mempuni untuk meluncurkan misil balistik ke asteroid tersebut.

“Kita bisa juga bantu dukungan moral dan material. Tapi teknologi kita belum memiliki proteksi untuk bencana semacam ini,” tambah Rhorom.

Kendati demikian, perlu digaris bawahi, bahwa kejadian jatuhnya asteroid besar semacam ini sangat jarang terjadi. Artinya tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

“Mungkin sekali dalam sekian ratus abad,” kata Rhorom, mengingatkan.

Di sisi lain, hingga saat ini Indonesia belum memberikan kontribusi apapun dalam observasi pemantauan luar angkasa secara internasional. Akan tetapi, entitas astronomi di Indonesia sedang menuju ke sana.

“Kalau seandainya ada asteroid lewat yang belum dikenali, diharapkan bisa juga kita amati dulu dan diprediksi,” tandas Rhorom.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *