Asosiasi sarankan UMKM atur dana semoga tetap bertahan

  • Whatsapp
tri raharjo wali
Jakarta (RUMAHPUTIH) – Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) menyarankan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah memperhatikan empat hal semoga bisnis dapat bertahan di masa pandemi, termasuk soal dana dan karyawan.

“Tantangan bagi UMKM saat ini merupakan digitalisasi, tapi, itu juga membuka peluang bagi UMKM,” kata Ketua Umum WALI, Tri Raharjo, saat diskusi tentang UMKM di masa pandemi, Kamis.

Survei WALI pada Maret hingga September 2020, 90 persen UMKM terdampak pandemi seperti omset turun. Tantangan UMKM menurut Tri bukan hanya soal masuk platform digital, tetapi, juga bagaimana apat juga tetap bertahan di tengah kondisi seperti ini.

Baca juga: Indef sarankan pemerintah subsidi ongkir ke UMKM di pasar daring

Baca juga: Pemerintah targetkan 30 juta UMKM masuk platform digital 2021

Menurut WALI ada empat hal yang harus diperhatikan, pertama merupakan struktur biaya. Tri menyarankan UMKM untuk membikin rencana pengeluaran dan betul-betul memperhatikan untuk apa saja dana tersebut dikeluarkan.

Kedua, berkaitan dengan penjualan, rancang target yang ingin dicapai. Target bisnis mungkin apat juga dicapai dengan berjualan di platform digital, tetapi, bagi yang mempunyai gerai fisik, optimalkan toko yang ada karena tetap ada konsumen yang masih belanja langsung ke toko.

Optimalkan juga jaringan bisnis dan konsumen eksisting. Ketiga, berikan motivasi kepada tim dan tetap pantau tim yang dimiliki semoga bisnis apat juga berjalan dengan baik.

Terakhir, buat rencana arus kas supaya keuangan tetap terjaga sambil mengupayakan surplus.

UMKM harus adaptif di tengah dinamika pandemi ini, termasuk mengadopsi teknologi digital. Tri mencontohkan saat ini teknologi komputasi awan (cloud) berupa Point of Sales sedang disukai karena pelaku usaha apat juga memantau penjualan secara aktual.

BACA JUGA:  Dynabook Satellite Pro L40-G jadi andalan saat WFH

“Perfoma bisnis apat juga dikelola,” kata Tri.

Ketika berjualan di platform daring, perhatikan “rating” untuk menjaga keyakinan konsumen. Menurut WALI, ketika sebuah toko mempunyai rating di atas 4 bintang dan mendapat ulasan yang bagus, konsumen mau percaya dan mau merekomendasikan toko atau produk ke warga lain.

Baca juga: Digitalisasi berikan manfaat berkelanjutan untuk UMKM

Baca juga: Teten Masduki apresiasi aplikasi INFINA bantu UMKM “go online”

Baca juga: Kominfo optimistis bisnis online tumbuh tahun ini

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © RUMAHPUTIH 2021

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *