Ide mainan edukasi anak di kala WFH

  • Whatsapp
WhatsApp Image 2021 02 18 at 12.00.51
Jakarta (RUMAHPUTIH) – Selama pandemi COVID-19, beberapa warga tua kewalahan untuk menciptakan aktivitas bagi anak-anak yang bersifat menghibur akan tetapi juga edukatif.

Bahkan, anak-anak mau sengaja dibiarkan bermain gawai tanpa kontrol waktu dan konten semoga anak-anak tidak mengganggu warga tua saat harus sibuk bekerja dari rumah, work from home (WFH).

Lukas Kailimang Ed.M, seorang pakar pendidikan anak mengatakan anak-anak seharusnya tetap diberi kebebasan bermain selama pandemi.

“Bermain mempunyai peran penting dalam proses tumbuh kembang dan pendidikan anak, sedangkan pemahaman budaya kita sering kali memisahkan antara bermain dan belajar,” kata pria lulusan Harvard, Amerika Serikat tersebut dalam siaran pers, Kamis.

Menurut Lukas, belajar seharusnya dibuat dengan cara yang menyenangkan dan menjadi satu kesatuan.

Baca juga: Aktivitas seru yang dapat dilakukan selama WFH tanpa gawai

Baca juga: Belajar daring bukan alasan abaikan batasan “screen time” untuk anak

Osmo, sebuah gawai yang dibuat oleh mantan insinyur Google yakni Pramod Sharma dan Jerome Scholler dapat menjadi ide permainan edukasi bagi anak-anak.

“Osmo memberikan solusi yang inovatif bagi anak-anak dengan memadukan learning dan play secara interaktif dan positif. Sangat disayangkan bahwa di era digital ini, banyak media maupun alat permainan yang digunakan anak-anak hanya bersifat pasif dan menghibur, maka tidak mengherankan jika malah kebiasaan buruk atau gadget dependency/addiction-lah yang muncul,” kata Lukas.

Osmo diperuntukkan bagi anak-anak usia 3-12 tahun, yang mengintegrasikan teknologi artificial intelligence (AI) dengan perangkat permainan fisik untuk dimainkan menggunakan tangan.

Dian Asa Sinaga, selaku representatif dan eksklusif distributor resmi Osmo di Indonesia, mengatakan “dengan Osmo, anak-anak memperoleh stimulasi otak yang aktif, sekaligus mengasah otak kanan mereka untuk membangun critical thinking dan problem-solving skills. Yang sangat berharga ialah, Osmo malahan menghadirkan materi untuk STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Math) akan tetapi dikemas secara interactive dan menarik untuk anak-anak kita.”

BACA JUGA:  Konsisten dan inovasi kunci pelaku fesyen bertahan selama pandemi

“Selain menghadirkan aktivitas STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Math), Osmo membantu anak-anak untuk belajar membaca, mengenal suara (phonics), matematika, komunikasi, kewiraswastaan, kreativitas, koordinasi motorik antara mata dan tangan, serta bermacam aspek edukasi lainnya. Anak-anak kita tidak mau menatap layar gadget tanpa interaksi seperti menonton TV, ataupun bermain online games biasa. Sebaliknya, mereka mau belajar berpikir kreatif untuk menemukan solusi dalam sebuah permainan,” kata Dian.

Baca juga: Asuransi gadget praktis lewat GoSure dan GoPay

Baca juga: Game, Lego dan Kpop duduki puncak penelusuran anak jelang Natal

Baca juga: Waspadai gangguan penglihatan gegara radiasi gadget di era pandemi

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © RUMAHPUTIH 2021

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *