Bangun kekuatan TNI, Indonesia beli jet tempur F-15 EX dan Rafale

  • Whatsapp
1248224110p

ILUSTRASI. Sebuah jet tempur Rafale di pabrik Dassault Aviation di Merignac dekat Bordeaux, Prancis, 6 Februari 2019. REUTERS/Regis Duvignau

Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Read More

RUMAHPUTIH.COM – JAKARTA. Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fajar Prasetyo mengungkapkan, Indonesia dalam waktu dekat bakal mendatangkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) modern. 

“Mulai tahun ini hingga tahun 2024, kita bakal segera merealisasikan akuisisi beraneka alutsista modern secara bertahap,” ujar KSAU dalam sambutan pada Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AU 2021 di Markas Besar TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/2). 

Sejumlah alutsista yang segera mendarat di Indonesia meliputi jet tempur F-15 EX buatan Boeing Amerika Serikat dan Dassault Rafale bikinan Dassault Aviation Prancis. 

Kemudian, pesawat multi-role tanker transport, pesawat angkut C-130J, serta pesawat tanpa awak atau unmanned combat AERIAL vehicle (UCAV) dengan kemampuan medium altitude long endurance (MALE). 

Baca Juga: Prabowo Subianto berminat beli 15 jet tempur eurofighter typhoon

Dikutip dari Anadolu Agency merujuk dokumen Rapim TNI 2021 beberapa waktu terus, Indonesia rencananya bakal memboyong 36 unit Rafale dan 8 unit F-15 EX. Harapannya, 6 unit F-15 EX sudah tiba di Tanah Air sebelum 2022. 

KSAU menyebutkan, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto telah berupaya melaksanakan diplomasi pertahanan dengan sejumlah negara sahabat. Diplomasi ini guna mempercepat proses pembangunan kekuatan TNI, salah satunya  belanja alutsista mutakhir. 

Selain membangun kekuatan TNI dalam menjaga kedaualatan negara, menurut KSAU, pengadaan alutsista juga sebagai salah satu bentuk diplomasi pertahanan yang bernilai strategis terhadap konstelasi politik global. 

BACA JUGA:  Saingan Tesla, Rivian bakal bidik IPO dengan valuasi US$ 50 miliar

Walaupun begitu, Fajar mengakui, upaya pengadaan alutsista sempat mengalami sejumlah perubahan karena kondisi global dan kemampuan negara. 

“Meskipun kita mempunyai pedoman Postur, Renstra, maupun MEF, dalam pelaksanaannya sangat bergantung sekali pada beraneka faktor dan kondisi yang terus berubah secara dinamis,” imbuh dia.

Penulis: Achmad Nasrudin Yahya
Editor: Krisiandi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “KSAU Sebut RI Bakal Beli Pesawat Tempur F-15 EX hingga Dassault Rafale”

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda bakal menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa juga digunakan berbelanja di KONTAN Store.



Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *