Kian ramai! Tagar #DeleteFacebook dan #BoycottZuckerberg jadi tren di Twitter

  • Whatsapp
1325734689p

ILUSTRASI. Tagar #DeleteFacebook dan #BoycottZuckerberg sedang tren di Twitter dalam beberapa hari terakhir ini di Negeri Kanguru. REUTERS/Toby Melville

Sumber: Express.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Read More

RUMAHPUTIH.COM – SYDNEY. Pemerintah Australia melayangkan protes keras atas keputusan Facebook yang melarang berita Australia dan memboikot situs media sosial tersebut.

Tagar #DeleteFacebook dan #BoycottZuckerberg sedang tren di Twitter dalam beberapa hari terakhir ini di Negeri Kanguru.

Melansir Expess.co.uk, kondisi itu terjadi setelah Facebook memutuskan untuk memblokir berita Australia, sehingga mencegah publik mengakses informasi tentang kesehatan pemerintah, situs layanan darurat, amal, dan bisnis kecil.

Warga Australia yang marah sekarang menghapus akun profil Facebook mereka dan meminta teman mereka untuk melakukan hal yang sama.

Mantan Wakil Walikota Maribyrnog, Victoria, Megan Bridger-Darling, menghapus akun Facebook-nya pada hari Kamis dan memberi tahu pengikut bahwa mereka dapat menemukannya di “Twitter, email, telepon, dan sesekali di berita.”

Baca Juga: Gempar! Facebook putuskan pertemanan dengan Australia

“Jika Facebook tidak mendukung jurnalis kami, saya tidak mau mendukung mereka,” tulis  Bridger-Darling seperti yang dilansir Express.co.uk.

“Saya memilih sumber berita yang dapat diandalkan daripada platform yang menguntungkan dan memungkinkan anti-vaxxers, anggota klan, doxxers, fear-mongerers, dan ekstremis untuk menjajakan pesan mereka sepenuhnya tanpa ada lawan,” tambah Bridger-Darling. 

Sementara itu, tindakan yang dilakukan Facebook merupakan tanggapan terhadap undang-undang Australia yang mau membikin raksasa teknologi itu membayar konten berita di platform mereka.

Baca Juga: Konten berita dari Media Australia tak bisa juga tayang di Facebook, ini sebabnya

BACA JUGA:  Targetkan bebas pandemi pada 17 Agustus, simak langkah yang disiapkan Satgas Covid-19

Saat ini, halaman Facebook dari semua situs berita lokal dan global Australia tidak tersedia untuk diakses warga di Australia dan di seluruh dunia.




Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *