Menperin Yakin Diskon Pajak Mobil Baru Gairahkan Industri Otomotif

  • Whatsapp
86705 menteri sosial mensos agus gumiwang

86705 menteri sosial mensos agus gumiwang

RUMAHPUTIH.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meyakini pemberian insentif pajak PPnBM buat pembelian kendaraan mobil bisa juga menggairahkan industri otomotif yang porak-poranda di hantam pandemi Covid-19.

Read More

“Langkah ini dilakukan karena pemerintah ingin meningkatkan kembali pertumbuhan industri otomotif, sehingga tetap menjadi sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalama keterangan persnya di Jakarta, Jumat (19/2/2021).

Pemberian insentif PPnBM tersebut mau dilakukan secara bertahap selama sembilan bulan, dengan masing-masing tahapan mau berlangsung selama tiga bulan.

Insentif PPnBM sebesar 100 persen dari tarif mau diberikan pada tahap pertama, terus diikuti PPnBM sebesar 50 persen dari tarif yang mau diberikan pada tahap kedua, dan insentif PPnBM 25 persen dari tarif mau diberikan pada tahap ketiga.

Baca Juga:
Daihatsu Xenia dan Terios Mau Turun Harga Karena Diskon Pajak Mobil Baru

Besaran insentif ini mau dilakukan evaluasi setiap tiga bulan. Kebijakan ini diyakini mau mendorong demand side dari industri otomotif, tandasnya. Menteri AGK optimistis, kebijakan strategis tersebut dapat mengakselerasi pemulihan industri nasional dan ekonomi nasional dampak pandemi Covid-19.

Agus mengungkapkan industri otomotif merupakan salah satu sektor andalan yang mempunyai kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional. Saat ini, terdapat 22 perusahaan industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang ada di Indonesia.

“Sektor ini telah menyumbangkan nilai investasi sebesar Rp99,16 triliun dengan total kapasitas produksi mencapai 2,35 juta unit per tahun dan menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 38.390 warga.

BACA JUGA:  Mulai Maret 2021, pemerintah mau bebaskan PPnBM kendaraan bermotor, berlaku 3 bulan

Menperin juga mengemukakan, potensi industri kendaraan bermotor roda dua dan tiga di tanah air saat ini terdapat 26 perusahaan. Total nilai investasi yang telah digelontorkan sebesar Rp 10,05 triliun dengan kapasitas produksi mencapai 9,53 juta unit per tahun dan menyerap tenaga kerja hingga 32.000 warga.

Bahkan, dari sektor otomotif ini memberikan dampak luas kepada lebih dari 1,5 juta warga yang bekerja di sepanjang rantai nilai industri tersebut, ungkapnya. Industri otomotif dinilai mempunyai peran penting dan strategis sehingga dimasukkan ke dalam peta jalan Making Indonesia 4.0, yang mendapat prioritas pengembangan dalam implementasi industri 4.0.

Baca Juga:
Daihatsu Hitung Harga Produk yang Mendapat Relaksasi Pajak, Ini Hasilnya

“Produk kendaraan bermotor produksi dalam negeri telah mampu menembus pasar ekspor ke lebih dari 80 negara di dunia. Pada periode tahun 2020, ekspor kendaraan completely build up (CBU) sebanyak 232.170 unit atau senilai Rp 41,73 triliun,” paparnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *