Kata pengamat soal dampak diskon PPnBM terhadap harga mobil

  • Whatsapp
1257083973p

ILUSTRASI. Kata pengamat soal dampak diskon PPnBM terhadap harga mobil

Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Read More

RUMAHPUTIH.COM – JAKARTA. Pemerintah bakal membebaskan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor mulai Maret 2021.

Meski sudah ada pemberian insentif tersebut, Pengamat Pajak Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar mengatakan, besaran harga kendaraan bermotor nantinya mau bergantung pada keputusan bisnis dari dealer atau showroom.

“Karena pemerintah tidak mematok harga, hanya besaran penurunan tarif saja,” ujar Fajry kepada Kontan.co.id, Jumat (19/2).

Insentif tersebut mau diberikan untuk jenis mobil tertentu, yakni kurang dari 1.500 CC untuk sedan dan 4×2 dan mempunyai local content 70%.

Baca Juga: KSPI menilai kebijakan relaksasi PPnBM apat juga mencegah PHK di sektor otomotif

Fajry bilang, dengan syarat seperti itu, yang mendapat insentif sebagian besar jenis mobil Low Multi Purpose Vehicle (LMPV), seperti Avanza, Mobilio, Xpander dan sejenisnya dengan besaran tarif yang berkurang hanya 10%.

Kemudian, penurunan mobil sedan paling besar, yaitu sekitar 30%, hanya saja yang local content 70% untuk kategori mobil ini hanya sedikit.

Lebih lanjut, pemerintah mengatakan pemberian insentif ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui industri otomotif yang terdampak pandemi Covid-19 paling besar.  

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemberian insentif tersebut selama sembilan bulan yang berlangsung dalam tiga tahap. Setiap tahap berlaku tiga bulan.

Baca Juga: Ada DP 0% dan insentif PPnBM, ini dampaknya buat pasar mobil bekas

BACA JUGA:  Kasus baru Covid-19 secara global turun 5 minggu berturut, WHO: Jangan lengah

Pemerintah mau membebaskan PPnBM pada tahap pertama, Maret-Mei. Kemudian, tahap kedua, Juni-Agustus, pemberian diskon PPnBM sebesar 50%. Terus, diskon PPnBM 25% pada tahap ketiga, September-November.  

“Besaran insentif ini mau dilakukan evaluasi setiap 3 bulan. Instrumen kebijakan mau menggunakan PPnBM DTP (ditanggung pemerintah) melalui revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK), yang ditargetkan mau mulai diberlakukan pada 1 Maret 2021,” kata Airlangga dalam keterangan resmi, Kamis (11/2).

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda mau menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang apat juga digunakan berbelanja di KONTAN Store.



Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *