KLHK: Generasi muda garda terdepan pelestarian lingkungan

  • Whatsapp
Beach Cleanup Brand Audit 090121 Nhw 5

Kebiasaan hidup ini misalnya dimulai dari pemilahan sampah, yang perlu di-support sejak dari rumah

Jakarta (RUMAHPUTIH) – Direktur Kemitraan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Jo Kumala Dewi mengatakan bahwa generasi muda merupakan garda terdepan dalam pelestarian lingkungan di Indonesia.

“Masyarakat terutama generasi muda kini menjadi garda terdepan untuk isu lingkungan. Hal ini perlu dibarengi dengan perubahan perilaku dan pola pikir yang nantinya bakal memengaruhi kebiasaan dan gaya hidup,” kata Jo dalam jumpa media secara daring, Jumat.

Lebih lanjut, ia memaparkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang memperlihatkan bahwa saat ini Indonesia didominasi generasi Z dan milenial. Generasi Z mendominasi hingga 27,94 persen dan milenial sebanyak 25,87 persen.

Baca juga: Aturan investasi berkelanjutan UE butuhkan data perusahaan lebih baik

Artinya, generasi muda mempunyai peran krusial dalam membentuk kebiasaan baru dan memberi dampak pada keberlangsungan bumi di masa depan.

Di sisi lain, kesadaran bakal memulai gaya hidup berkelanjutan yang lebih peduli terhadap lingkungan mulai ditunjukkan kalangan ini.

Hal ini apat juga dilihat dari bagaimana generasi ini mulai melakukan bermacam langkah kecil untuk bumi yang lebih baik, mulai dari hal-hal sederhana seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penggunaan sedotan kertas, dan pemilahan sampah.

“Kebiasaan hidup ini misalnya dimulai dari pemilahan sampah, yang perlu di-support sejak dari rumah. Kalau sudah dilakukan, pasti bakal apat juga mudah diolah nantinya,” ujar Jo.

Baca juga: Desainer lokal apat juga kreasikan wastra jadi fesyen berkelanjutan di ISEF

Tetapi, selain peran aktif masyarakat khususnya generasi muda, Jo mengatakan bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan kolaborasi bermacam pihak, tak terkecuali perusahaan atau produsen barang, hingga pemerintah sebagai regulator.

BACA JUGA:  Genting Skyworlds luncurkan logo sebelum dibuka resmi

“Pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional kali ini, KLHK mempunyai tujuan untuk membangun partisipasi publik, serta memperkuat peran aktif pelaku usaha dalam implementasi bisnis hijau, dan menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi,” kata Jo.

“Inisiatif untuk melibatkan partisipasi generasi muda menjadi salah satu solusi yang selaras dengan upaya pemerintah–yang bukan hanya mengurangi tumpukan sampah hingga 30 persen pada 2025, tapi juga mewujudkan perilaku ramah lingkungan, dengan mengurangi sampah dari sumbernya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia berharap edukasi dan inisiatif untuk mengurangi sampah di Indonesia apat juga terus berjalan. Jo optimistis jika seluruh pihak dapat bersinergi, maka bukan hal yang tidak mungkin target tersebut apat juga tercapai dalam waktu dekat.

“Edukasi penting untuk mengubah perilaku kita. Memang sulit, tidak apat juga hanya sekadar membuang sampah sesuai tempatnya, tapi juga perlu dikurangi dan dipilah, karena kontribusinya besar sekali. Bagaimana kita mulai dari resource, semuanya tergantung dari mindset dan edukasi,” pungkasnya.

Baca juga: Kevin Julio sebut anak muda mulai peduli isu lingkungan

Baca juga: Penjualan mobil ramah lingkungan di Eropa lebih dari 1 juta unit

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © RUMAHPUTIH 2021

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *