Pedal Kopling Terasa Berat, Mungkin Ini Penyebabnya dan Berikut Solusinya

  • Whatsapp
75640 clutch disc alias piringan kopling

RUMAHPUTIH.COM – Pengemudi mobil bertransmisi manual mungkin pernah mengalami kondisi pedal kopling berat. Bila terjadi demikian, penyebabnya bisa juga beberapa hal.

Mau tetapi paling banyak ditemui karena kurangnya perawatan dan perilaku mengemudi yang salah dalam memperlakukan kopling.

Mengutip mobil88 ada beberapa hal yang mempengaruhi beratnya injakan kopling.

Berikut ini merupakan hal yang menjadi penyebab beratnya injakan kopling serta panduan mengatasinya.

Baca Juga:
Daihatsu Hitung Harga Produk yang Mendapat Relaksasi Pajak, Ini Hasilnya

Ilustrasi Tuas Persneling Mobil
Ilustrasi transmisi manual [Shutterstock].

Penyebab kopling terasa berat:

  • Cover clutch sudah usang, sehingga per penekan pelat kopling sudah “mati” atau tidak memberikan daya pegas kembali. Istilahnya tidak ngeper. Kalau semua bagian di kopling dalam kondisi baik dapat dipastikan injakan tidak terlalu berat.
  • Release bearing dan pilot bearing rusak, menimbulkan ketidaknyamanan salah satunya berat ketika diinjak.
  • Jika dari hari ke hari terasa kian keras, bisa juga jadi kampas kopling mulai aus.
  • Tidak benar dalam menggunakan kopling. Misalnya, menginjak dan melepas kopling secara kasar. Bila sering dilakukan, posisi pelat atau piringan kopling terhadap roda gila bakal terasa lebih keras dan mempercepat keausan sistem kopling.
  • Keringnya pelumasan pada komponen kopling seperti release bearing atau dudukan luncur release bearing dan per cover clutch.

Solusi semoga pedal kopling tidak terlalu berat:

  • Mengganti satu set kopling. Biayanya memang cukup mahal, akan tetapi gejala keras dipastikan hilang.
  • Jika penyebabnya merupakan kurangnya pelumasan, semprotkan antikarat pada dudukan luncur melalui karet boot pada fork kopling.
  • Mengantisipasi dengan menggunakan kopling secara benar. Yaitu: selalu menggunakan gigi satu untuk start, menetralkan tuas transmisi jika berhenti, tidak melakukan “setengah kopling” saat menanjak, dan tidak meletakkan kaki di atas pedal kopling sepanjang mengemudi.
BACA JUGA:  Jadi Kanvas Kreativitas, Ini Pesanan Rolls-Royce Phantom Timur Tengah

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *