Panduan Kendalikan Mobil Terobos Jalanan Banjir

  • Whatsapp
63491 terobos banjir

63491 terobos banjir

RUMAHPUTIH.COM – Beberapa wilayah di Jakarta, Banten, Depok, dan Bekasi direndam banjir sejak Sabtu pagi (20/2/2021). Dalam peristiwa ini sejumlah mobil juga jadi korban, baik yang sedang parkir maupun sedang berupaya menerobos banjir. Ji

Read More

Sayangnya kendaraan yang rusak dampak menerobos banjir, tidak bakal dapat diterima klaim asuransinya seperti yang sudah tertuang pada penjelasan di Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI).

Untuk mengatasi ini semua, para pengendara diharuskan berhati-hati jika memang harus menerobos banjir semoga kendaraan tidak sampai rusak.

Berikut panduan aman mobil terobos jalur banjir seperti dijelaskan oleh Asuransi Astra:

Baca Juga:
Aktivis: Kalau Jakarta Banjir, Kita Jangan Salahkan Airnya

1. Hindari
Apabila melihat genangan, sebaiknya kendaraan mencari alternatif jalan lain. Apabila harus melewati jalan dengan ketinggian genangan di atas roda kendaraan, sebaiknya tunggu genangan surut.

Jangan memaksa mobil untuk melewati banjir, karena sangat berisiko bila ada jalanan rusak, jalanan lebih rendah, atau ada selokan tidak terlihat yang dapat menyebabkan mobil terperosok semakin dalam.

2. Kurangi kecepatan, jaga jarak
Berkendara dalam keadaan hujan tentu kita bakal melewati jalanan yang licin dan terdapat genangan air. Keadaan ini tentu menyebabkan mobil mudah tergelincir dan dapat menyebabkan kecelakaan.

Sebaiknya berkendara dengan kecepatan rendah dan selalu menjaga jarak dengan kendaraan di depan atau belakang. Apalagi ketika hujan lebat dengan jarak pandang pendek. Hindari melewati jalanan yang mempunyai banyak pohon serta baliho untuk meminimalisir risiko mobil tertimpa kedua benda tersebut.

BACA JUGA:  Grebek Bengkel Federal Oil, Donasi untuk Kalimantan dan Sulawesi

3. Hindari kondisi water hammer
Kondisi ini biasa disebut hydrolocking atau keadaan mesin mobil mati mendadak karena adanya air masuk ke dalam ruang bakar melewati air intake. Hal ini menyebabkan tekanan besar di dalam mesin sehingga komponen di dalam mesin rusak dampak connecting rod bengkok dan mobil bakal mogok seketika. Mobil yang mengalami kondisi ini harus mengganti bagian yang rusak dengan biaya yang cukup mahal.

Baca Juga:
Apartemen dan Tokonya Terendam, dr Tirta: Semoga Covid Minggat Takut Banjir

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *