Kisah Mualaf Jackie Ying, Ilmuwan Kaum hawa yang Ciptakan Rapid Test Covid-19

  • Whatsapp
94867 ilustrasi perempuan muslim

RUMAHPUTIH.COM – Nama Profesor Jackie Ying sempat ramai dibicarakan beberapa waktu silam. Bersama dengan timnya, ilmuwan perempuan dari Singapura ini berhasil menciptakan alat rapid test Covid-19.

Alat rapid test ini diklaim dapat mendiagnosa apakah seseorang positif mengidap Covid-19 dalam waktu lima menit saja. Jika disetujui, alat ini bakal menjadi yang tercepat di dunia dalam hal deteksi Covid-19.

Kisah Mualaf Jackie Ying, Ilmuwan Wanita yang Ciptakan Rapid Test Covid-19

Jackie Ying sendiri merupakan seorang ilmuwan nanoteknologi yang kini berdomisili di Singapura. Meski lahir di Taiwan pada tahun 1966, Jackie Ying dan keluarganya lantas pindah ke Singapura.

Tak hanya dikenal cerdas, Jackie Ying rupanya juga merupakan seorang mualaf. Hal ini didasari oleh rasa cintanya pada sains.

“Jika kau benar-benar mempelajari sains, maka kau harus percaya pada Sang Pencipta,” ungkapnya seperti dikutip dari laman About Islam.

Kisah perjalanan mualaf Jackie Ying dimulai sejak dirinya mulai mengenyam pendidikan di Singapura.

Dibesarkan di lingkungan yang mengenal keberagaman, Jackie Ying sadar bahwa ada banyak cara untuk mempercayai Tuhan.



Sejak saat itulah, Jackie Ying mulai penasaran dengan agama-agama yang ada.

“Aku selalu ingin tahu tujuan dan arti dari hidup. Dan dalam agama, kita menemukan banyak jawaban untuk pertanyaan ini,” ujarnya.

Selama masa sekolah menengah, Jackie Ying pun mulai belajar tentang agama. Salah satunya merupakan Islam.

Kemudian, di umur 30an tahun, Jackie Ying pun mantap menjadi mualaf karena menurutnya Islam mempunyai koneksi dengan sains.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

BACA JUGA:  Kisah Dewi Sandra Pernah Muslim Terus Masuk Kristen dan Kembali Mualaf

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *