Thailand promosikan ganja sebagai tanaman komersial, sumber penghasilan petani

  • Whatsapp
1476099231p

ILUSTRASI. Daun ganja

Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

Read More

RUMAHPUTIH.COM – BANGKOK. Thailand mempromosikan ganja sebagai tanaman komersial, sumber penghasilan lain bagi petani di negara Gajah Putih itu.

“Setiap warga berhak menanam mariyuana dengan bekerja sama dengan rumah sakit provinsi untuk keperluan medis,” kata wakil juru bicara pemerintah Traisulee Traisoranakul, seraya menambahkan bahwa petani yang tertarik juga harus meminta persetujuan dari pihak berwenang.

“Sejauh ini, 2.500 rumah tangga dan 251 rumah sakit provinsi telah menanam 15.000 tanaman ganja,” katanya. “Kami berharap ganja dan rami bakal menjadi tanaman komersial utama bagi petani.”

Warga lain yang dapat meminta izin untuk menanam ganja termasuk universitas, perusahaan komunitas, profesional medis dan profesional pengobatan tradisional.

Baca Juga: Jepang akui kesulitan mengontrol peredaran ganja cair dari luar negeri

Pengumuman itu muncul setelah Thailand tahun terus menghapus bagian ganja dan hemp (rami) tertentu dari daftar narkotika.

Traisulee mengatakan, ganja juga dapat digunakan dalam makanan dan minuman di restoran, asalkan berasal dari produsen yang disetujui.

Bulan ini, kata Traisulee, Medical Marijuana Institute bakal mengadakan sesi informasi untuk investor dan publik bulan ini.

Produsen obat negara, Organisasi Farmasi Pemerintah, mengatakan bakal membeli ganja dari perusahaan komunitas yang disetujui hingga 45.000 baht (US$ 1.500) per kilogram, untuk mereka yang mengandung 12% cannabidiol (CBD).




BACA JUGA:  Pemerintah China denda e-commerce Vipshop sebesar US$ 464.000

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *