WhatsApp Anda tak berfungi penuh jika tak setujui kebijakan privasi

  • Whatsapp
IMG 8465
Jakarta (RUMAHPUTIH) – Setelah menambahkan spanduk dan informasi tambahan mengenai kebijakan baru terkait privasi, WhatsApp kini menjelaskan apa yang mau terjadi jika pengguna tidak menyetujui perubahan kebijakan tersebut.

Dalam email kepada salah satu mitra, dikutip dari TechCrunch, Minggu, aplikasi perpesanan milik Facebook itu mengatakan mau “perlahan-lahan meminta” pengguna tersebut untuk mematuhi persyaratan baru “mudah-mudahan mempunyai fungsionalitas penuh WhatsApp” mulai 15 Mei.

Jika pengguna masih tidak menerima persyaratan tersebut, “untuk waktu yang singkat, pengguna ini hanya mau dapat menerima panggilan dan pemberitahuan, tetapi tidak mau dapat membaca atau mengirim pesan dari aplikasi tersebut,” WhatsApp menambahkan.

“Waktu singkat” mau berlangsung selama beberapa pekan. Dalam catatan yang ditautkan ke halaman FAQ yang baru dibuat menyebutkan bahwa kebijakan terkait dengan pengguna yang tidak aktif mau berlaku setelah 15 Mei.

Baca juga: WhatsApp mau dilengkapi spanduk penjelasan kebijakan privasi

Baca juga: Cek Fakta: Pesan status Whatsapp bisa juga curi data pribadi?

Kebijakan WhatsApp untuk pengguna yang tidak aktif menyatakan bahwa akun “lazimnya dihapus setelah 120 hari tidak aktif.”

Layanan pesan instan tersebut menerima reaksi dari beberapa penggunanya — termasuk mereka yang berada di India, pasar terbesar — bulan terus setelah peringatan dalam aplikasi mengatakan bahwa mereka mempunyai waktu hingga 8 Februari untuk menyetujui persyaratan privasi yang direncanakan.

Menyusul reaksi tersebut, WhatsApp mengatakan pembaruan privasi yang direncanakan tersebut telah menciptakan kebingungan di antara beberapa penggunanya.

“Kami telah mendengar dari begitu banyak warga betapa banyak kebingungan seputar pembaruan terbaru kami. Ada banyak kesalahan informasi yang menyebabkan kekhawatiran dan kami ingin membantu semua warga memahami prinsip kami,” tulisnya dalam blog resminya bulan terus.

BACA JUGA:  Cara Transfer Pulsa Telkomsel, Dapat Lewat Aplikasi atau UMB

Sejak 2016, kebijakan privasi WhatsApp telah memberikan izin layanan untuk berbagi dengan metadata Facebook tertentu, seperti nomor telepon pengguna dan informasi perangkat.

Persyaratan baru ini mau memungkinkan Facebook dan WhatsApp untuk berbagi pembayaran dan data transaksi untuk membantu mereka menargetkan iklan dengan lebih baik karena raksasa media sosial tersebut memperluas penawaran e-commerce dan berupaya menggabungkan platform perpesanannya.

WhatsApp, yang digunakan oleh lebih dari 2 miliar pengguna, bulan terus menunda pemberlakuan kebijakan baru tersebut selama tiga bulan dan telah mulai gencar menjelaskan kepada pengguna tentang persyaratan tersebut.

Baca juga: India minta WhatsApp tarik pembaruan kebijakan privasi

Baca juga: WhatsApp uji coba fitur baru, “mute” video sebelum dibagikan

Baca juga: WhatsApp uji coba fitur log out dukung penggunaan multi-perangkat

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © RUMAHPUTIH 2021

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *