Menolak setujui kebijakan baru, pengguna WhatsApp mau menemui kesulitan ini

  • Whatsapp
1267929123p

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

RUMAHPUTIH.COM – JAKARTA. WhatsApp mau memberlakukan kebijakan baru soal data pengguna mulai 15 Mei mendatang. Kebijakan yang membahas tentang berbagi data dengan Facebook tersebut sempat ditunda karena memunculkan banyak kontroversi. 

Read More

Pada tanggal 15 Mei, pengguna mau mendapat sebuah spanduk berisi penyataan untuk menyetujui kebijakan tersebut. Jika tidak setuju, pengguna tidak dapat menggunakan WhatsApp dengan normal. 

Dalam laman FAQ, WhatsApp mengatakan, tidak mau menghapus akun pengguna yang tidak menyetujui kebijakan barunya. Hanya saja, beberapa fungsi tidak mau dapat digunakan. 

WhatsApp mengatakan, pengguna masih mau dapat menerima panggilan dan notifikasi. Tetapi, pengguna tidak mau dapat mengirim dan membaca pesan yang diterima. 

Baca Juga: Manjakan pengguna, ini 3 fitur baru WhatsApp yang segera hadir

WhatsApp tidak mejelaskan lebih detail, berapa lama pengguna mau mendapati pesan tersebut, sebelum akhirnya tidak dapat lagi menggunakan WhatsApp. 

WhatsApp mau terus mengirimkan pemberitahuan, sehingga pengguna dapat meninjau dan menerimanya. Pengguna yang tidak menyetujui kebijakan baru mau dipertimbangkan sebagai pengguna tidak aktif. 

Baca Juga: Ingin pantau 2 akun WhatsApp di satu ponsel? Apat juga saja, begini caranya!

Jika melihat laman FAQ, akun WhatsApp yang tidak aktif selama 120 hari mau dihapus, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Gizmodo, Senin (22/2/2021).

“Untuk menjaga keamanan, membatasi retensi data, dan melindungi privasi pengguna kami, akun WhatsApp mau dihapus setelah tidak aktif selama 120 hari. Tidak aktif berarti pengguna belum terhubung ke WhatsApp,” tulis WhatsApp. 

BACA JUGA:  Hari ini, Jokowi tinjau vaksinasi massal dan meresmikan KRL Jogja-Solo

WhatsApp APAC Communications Director Sravanthi Dev mengatakan, WhatsApp ingin transparan dengan penggunanya, selain membantu meningkatkan pengalaman layanan di aplikasi percakapan mereka. 




Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *