Kemenkop UKM: PP Nomor 7/2021 terbit, koperasi dan UMKM bakal dapat banyak kemudahan

  • Whatsapp
1635851415p

ILUSTRASI. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki.

Reporter: Ratih Waseso | Editor: Herlina Kartika Dewi

Read More

RUMAHPUTIH.COM – JAKARTA. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM telah resmi diundangkan. PP tersebut merupakan peraturan pelaksana dari UU No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menuturkan, pada UU Cipta Kerja, Koperasi dan UMKM memperoleh porsi yang signifikan. Diharapkan pengaturan tersebut dapat memberikan kepastian usaha dan pengembangan usaha bagi Koperasi dan UMKM.

Salah satu prioritas KemenkopUKM yang bakal dilakukan melalui PP merupakan penyusunan basis data tunggal usaha mikro, kecil, dan menengah yang teliti.

“Penyusunan data tunggal ini bakal bekerjasama dengan BPS untuk melakukan sensus, tidak untuk menghitung jumlah tapi untuk memperoleh data UMKM berdasarkan by name by address,” kata Teten dalam konferensi pers daring sosialisasi PP No.7 tahun 2021.

Selain itu, PP juga mengatur tentang pengalokasian 30% area infrastruktur publik bagi koperasi dan UMKM.  

Mengenai poin ini, Teten mengatakan KemenkopUKM bakal bekerjasama lintas kementerian/lembaga karena pengelolaannya di luar Kemenkop UKM dan bakal dituangkan dengan Surat Keputusan Bersama dengan (SKB).

Baca Juga: Tahun depan, Kementerian Koperasi dan UKM bakal lakukan sensus usaha mikro kecil

“Saya sudah perintahkan kepada Deputi-Deputi buat adanya SKB biar ada kemudahan. Ini harus ada afirmasi dari semua Kementerian yang terlibat,” imbuhnya.

Teten berharap masuknya koperasi dan UMKM ke infrastruktur publik seperti bandara, rest area, dan stasiun kereta api bakal meningkatkan daya saing dan omzet pelaku UMKM. Produk UMKM yang bakal masuk ke infrastruktur publik juga dipastikan melalui kurasi semoga dapat bersaing dengan produk usaha besar lainnya disana.

BACA JUGA:  Perpanjang PPKM mikro, pemerintah gencarkan 3T

Teten juga menekankan, lewat PP tersebut bakal ada pelaksanaan pelatihan kewirausahaan yang lebih mengedepankan sistem inkubasi. Model pelatihan on off bakal ditinggalkan dan pelatihan bakal membentuk pelaku usaha yang mampu mengawal pembentukan wirausaha pemula.

“Melalui PP ini, pemerintah bukan hanya regulator, tetapi pendamping, motivator, dan partner bagi calon wirausaha pemula,” tegasnya.

Teten menegaskan bakal mengawal pelaksanaan PP ini sehingga terealisasi dengan tepat. Menurut Teten, PP masih memerlukan aturan pelaksana lainnya seperti keputusan menteri atau surat keputusan bersama dengan (SKB) dengan beraneka K/L. Kerjasama dengan semua pihak, termasuk K/L dan pemerintah daerah bakal ditindaklanjuti untuk memastikan PP berjalan dengan baik. 

“PP ini tidak memiliki kaki, kita yang bakal mengawal dan aktif melaksanakan serta memantau pelaksanaannya sehingga PP berdampak terhadap perkembangan koperasi dan UMKM,” jelas Teten.

Adapun prioritas lain Kemenkop UKM merupakan kemitraan usaha antara Koperasi dan UMK dengan usaha menengah dan besar dalam rantai pasok. Selama ini, kemitraan dengan UMKM yang terjadi di hilir sana bakal didorong kemitraan mulai dari hulu.

PP No. 7 Tahun 2021 ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada  3 Februari 2021. Secara keseluruhan, PP berisi 10 Bab yang terdiri dari 143 Pasal. 

Dengan ditetapkannya PP ini, pemberian kemudahan, pelindungan, dan pemberdayaan bagi Koperasi dan UKM dapat lebih optimal, komprehensif dan dapat terkoordinasi dengan baik. PP diharapkan  mendorong Koperasi dan UMKM dapat tangguh dan kuat serta dapat menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda bakal menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa juga digunakan berbelanja di KONTAN Store.

BACA JUGA:  Jokowi sebut investasi sebagai kunci pertumbuhan ekonomi



Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *