Jangan unggah selfie kartu vaksinasi COVID-19 di media sosial

  • Whatsapp
medical 781422 1920
Jakarta (RUMAHPUTIH) – Sejumlah warga yang baru saja divaksinasi virus corona, COVID-19, mengunggah selfie kartu vaksinasi COVID-19 di media sosial. Sayangnya hal itu bukanlah keputusan bijak.

“Beberapa dari Anda merayakan vaksinasi COVID-19 kedua Anda dengan antusiasme yang umumnya ditujukan untuk pernikahan, bayi baru lahir, dan acara kehidupan lainnya,” tulis Komisi Perdagangan Federal AS dalam sebuah posting blog pada hari Jumat. “Anda memposting foto kartu vaksinasi Anda di media sosial. Tolong – jangan lakukan itu! Anda dapat saja mengundang pencurian identitas,” dikutip dari the Verge pada Minggu.

Baca juga: Swedia berencana luncurkan ‘paspor vaksin’ virus corona

Kartu tersebut tidak hanya mencantumkan nama dan tanggal lahir warga yang divaksinasi, tetapi juga mencantumkan kapan dan di mana Anda memperoleh suntikan. Kecuali jika semua akun media sosial Anda dikunci ke setinggan pribadi, Anda membagikan banyak data gratis tentang diri Anda yang mungkin tidak ingin diketahui oleh rando di internet.

The New York Times berbicara dengan beberapa pakar privasi yang mengatakan bahwa penipu ulung dapat berpura-pura menjadi pejabat kesehatan untuk mengelabui warga yang telah menerima dosis pertama vaksin biar berpikir bahwa mereka perlu membayar untuk dosis kedua, dan memperoleh korbannya.

Informasi Kartu Kredit dan dapat saja seseorang dapat menggunakan foto kartu vaksinasi Anda untuk membikin ulang kartunya dan kemungkinan menjual versi palsu— sesuatu yang tampaknya sudah terjadi di Inggris.

Baca juga: Distribusi vaksin dapat gairahkan penjualan sepeda motor

Baca juga: Satgas ingatkan vaksinasi massal pertimbangkan jumlah vaksinator

Baca juga: 8.150 tenaga kesehatan di Kota Malang telah jalani vaksinasi COVID-19

 

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © RUMAHPUTIH 2021

BACA JUGA:  Kanker lambung tidak muncul mendadak

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *