Upah Minimum Provinsi (UMP) Riau : Pekanbaru 2021

  • 2 min read
  • Jul 18, 2021
Upah Minimum Provinsi (UMP) Riau : Pekanbaru 2021

Riau : Pekanbaru – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mempublikasikan susunan Upah Mininum Provinsi (UMP) di 34 provinsi Indonesia pada hari Kamis (7/1/2021) via Twitter @KemnakerRI. UMP ini resmi sejak tahun 2021 dan ditujukan terhadap Gubernur se-Indonesia. Surat Edaran (SE) mengenai UMP 2021 ini diteken oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah pada tanggal 27 Oktober 2020 lalu. Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/2020 ini merancang tentang pengukuhan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Penerbitan SE ini dilakukan dalam upaya memberikan perlindungan dan keberlangsungan bekerja bagi pekerja/buruh dan menjaga kelangsungan usaha, harus dilakukan adaptasi terhadap penentuan upah minimum pada kondisi pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

Penerbitan SE ini juga disebabkan kehadiran pandemi Covid-19 yang telah berdampak pada keadaan perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak karyawan termasuk dalam membayar gaji. “Mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia pada masa pandemi Covid-19 dan perlunya pemulihan ekonomi nasional, diharapkan kepada Gubernur untuk melakukan penyesuaian penetapan nilai Upah Minimum Tahun 2021 sama dengan nilai Upah Minimum Tahun 2020,” ucap Menaker Ida, pada Oktober 2020.

Surat edaran penetapan upah minimum tersebut ditanda tangani oleh Menaker pada 26 Oktober 2020. Selanjutnya, upah minimum 2021 ini secara resmi akan ditetapkan dan diumumkan oleh seluruh pemerintah daerah pada akhir Oktober 2020. “Melaksanakan penetapan upah minimum setelah tahun 2021 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Provinsi Tahun 2021 pada tanggal 31 Oktober 2020,” kata Menaker Ida. “Sehubungan dengan hal tersebut di atas, diminta kepada Saudara untuk menindaklanjuti dan menyampaikan Surat Edaran ini kepada Bupati/Walikota serta pemangku kepentingan terkait di wilayah Saudara,” sambungnya. Tembusan SE ini adalah Presiden Republik Indonesia; Wakil Presiden Republik Indonesia; Menteri Kabinet Indonesia Maju; Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia; dan Pimpinan Konfederasi Serikat Pekerja/ Serikat Buruh.

Berikut Upah Minimum Provinsi (UMP) Riau : Pekanbaru dan daftar UMP 2021 di seluruh provinsi di Indonesia.

Dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 15 tahun 2018 tentang Upah Minimum, istilah yang digunakan adalah UMP dan UMK untuk memutuskan upah pokok bulanan yang berlaku dalam satu provinsi dan kabupaten/kota. Upah minimum ditetapkan memakai formula tertentu yang melibatkan perhitungan inflasi year on year serta Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal III dan IV tahun sebelumnya dan kuartal I dan II tahun berjalan.

UMP dihitung oleh dewan pengupahan provinsi, yang selanjutnya akan diumumkan dan diputuskan oleh gubernur. Sementara UMK dihitung oleh dewan pengupahan kabupaten/kota yang selanjutnya diberikan pada bupati atau walikota untuk direkomendasikan kepada gubernur provinsi setempat.

Baik UMP dan UMK akan diumumkan oleh gubernur setiap tahunnya. Selain itu terdapat pula istilah Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) dan Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK). UMSP dan UMSK merupakan upah minimum sektoral yang berlaku dalam satu provinsi atau kabupaten/kota. Penetapan nilai UMSP dan UMSK harus lebih besar dibanding UMP dan UMK.

Terimakasih sudah berkunjung dan membaca Upah Minimum Provinsi (UMP) Riau : Pekanbaru 2021.